Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 597
  • comment 6 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Detikbernas.com, Borong, 1 Mei 2026 – Puncak kegiatan Expo Pendidikan V Manggarai Timur yang berlangsung di Lapangan Depan Pertamina Borong, Sabtu (1/5/2026), menghadirkan momentum reflektif melalui kegiatan bedah buku bertajuk “Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian”, karya Ir. Boni Husadungan Siregar.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama expo pendidikan sekaligus bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur kepada Pak Boni atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun bagi masyarakat Manggarai Timur menjelang masa purna tugasnya beberapa bulan mendatang.

Dalam sesi ulasan, Dr. Mantovanny Tapung mengangkat tema “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” dengan menyoroti tantangan zaman modern melalui perspektif pemikiran Jean Baudrillard (1929–2007) tentang simulacra—suatu kondisi ketika representasi dianggap lebih nyata daripada kenyataan itu sendiri.

Menurutnya, masyarakat hari ini hidup dalam pusaran hiperrealitas: tampak saling terhubung, tampak harmonis, tampak melayani, tetapi kerap hanya menjadi panggung simbolik yang kehilangan keaslian makna.

“Di tengah budaya pencitraan dan viralitas, kita sering terjebak pada kenyataan semu, di mana sesuatu yang tampak nyata, tetapi kehilangan substansi kemanusiaannya,” ungkap Dr. Mantovanny di hadapan peserta expo. Ia menjelaskan bahwa di era digital, relasi sosial sering kali dikurasi sedemikian rupa untuk terlihat ideal, padahal tidak selalu mencerminkan kehadiran, empati, dan pengabdian yang nyata.

Berangkat dari kerangka itu, Dr. Mantovanny menempatkan sosok Pak Boni sebagai antitesis dari hiperrealitas. Menurutnya, pengabdian Pak Boni tidak dibangun di atas pencitraan, melainkan kerja nyata, kesetiaan panjang, dan pelayanan tulus bagi masyarakat Manggarai Timur.

Sosok birokrat berdarah Batak yang memilih mengabdi di Tanah Congkasae ini dinilai memperlihatkan bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu tampil gemerlap, tetapi bekerja dalam diam dan meninggalkan dampak nyata.
Bedah buku ini sekaligus menjadi penghormatan moral bahwa pengabdian sejati bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati: tentang memilih hadir, melayani, dan memberi makna bagi sesama.

Selain Dr. Mantovanny Tapung, kegiatan bedah buku ini juga menghadirkan Dr. Agustinus Manfred Habur sebagai pembedah lainnya. Acara tersebut dihadiri guru-guru, kepala sekolah, siswa-siswi peserta expo, unsur Forkopimda, serta anggota DPRD Manggarai Timur. Kehadiran berbagai elemen ini memperlihatkan apresiasi kolektif terhadap pengabdian panjang Pak Boni bagi pembangunan daerah, khususnya pelayanan publik dan pendidikan.

Karya: Ir. Boni Husadungan Siregar
Editor: Nardy Jaya

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merajut Asa, Menggapai Impian

    Merajut Asa, Menggapai Impian

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Langkah kecilnya tertatih, menyusuri setapak di pinggir hutan. Sepatu robek dengan kaus kaki lusuh dan usang. Wajahnya tetap ceria dengan sesunging senyum mengiring langkah. Bercengkerama dan bercanda ria bersama sahabat-sahabatnya, menyusuri setapak di tengah hutan dalam suasana ceria dan gembira. Bukan jalan aspal mulus berkendara sepeda motor apalagi mobil mewah. Itulah keseharian Agnes, seorang gadis […]

  • Film dalam Bingkai Budaya Ketika Tradisi Hanya Jadi Hiasan, dan Perlunya Imersi sebagai Jalan Keluar

    Film dalam Bingkai Budaya: Ketika Tradisi Hanya Jadi Hiasan, dan Perlunya Imersi sebagai Jalan Keluar

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 16Komentar

    Setiap kali film Indonesia menampilkan tarian adat, upacara kematian yang megah, atau pakaian tradisional dengan warna-warna mencolok, kita sering bertepuk tangan. Kita merasa bangga. Kita berkata, “Wah, film ini mengangkat budaya!” Namun, setelah film usai, pertanyaan yang jarang kita ajukan adalah: Apakah budaya itu benar-benar menjadi jiwa cerita, atau hanya sekadar latar eksotis yang mempercantik […]

  • Menimba Oase Dari Drs Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    Menimba Oase Dari Drs. Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Meniti karier, khususnya di dunia birokrasi, bukanlah perjalanan singkat yang dapat diraih dalam semalam. Karier yang baik dibangun melalui proses panjang, kerja keras, ketekunan, dan komitmen yang terus dijaga dari waktu ke waktu. Banyak orang melihat jabatan tinggi sebagai puncak keberhasilan, tetapi sering kali lupa bahwa di balik jabatan itu ada perjalanan penuh tantangan, pengorbanan, […]

  • 7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin .

    7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 783
    • 2Komentar

    Apa adanya dilabel tak ada apanyatampil lusuh dinilai biadapperangai adap dirasa tak beradapcerdik menilaiminim bermenung Sibuk mengurus jejak sesamalupa realita sendirinyaring mengeritikmelempem di dalam diri Mental abu tangguh bernafsurubuh di ruang tunggumerana dikala terdamparterluka bila tak disuap Ada apa dunia inihidup setulus merpatitak usah harimau berbulu dombananti kau jadi bahan adudomba Kepak sayap afirmatif di […]

  • Jiwa Pengabdian dan Loyalitas Yakob Kareth Sebagai Sekda Papua Barat Daya

    Jiwa Pengabdian dan Loyalitas Yakob Kareth Sebagai Sekda Papua Barat Daya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Dalam dunia birokrasi, loyalitas adalah nilai yang sangat penting. Loyalitas bukan sekadar patuh kepada atasan, tetapi lebih dalam dari itu: setia kepada tugas, bertanggung jawab terhadap amanah, dan konsisten melayani masyarakat dengan hati yang tulus. Nilai inilah yang tampak melekat erat dalam diri Yakob Kareth, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya. Perjalanan seorang birokrat tidak […]

  • Membangun Rumah Pembelajar

    Membangun Rumah Pembelajar

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Dunia kerja masa depan tidak lagi memberikan penghargaan hanya pada “apa yang Anda ketahui” (pengetahuan tekstual), melainkan pada “apa yang bisa Anda lakukan dengan pengetahuan tersebut”. Jika rumah hanya menjadi tempat anak beristirahat dari hafalan sekolah, kita sebenarnya sedang menciptakan generasi yang memiliki ijazah tapi kehilangan kompas kehidupan. Membicarakan rumah sebagai pusat belajar adalah upaya […]

expand_less