Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Yakub Kareth: Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

Yakub Kareth: Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 127
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi yang sering dipandang penuh formalitas dan jarak antara pemimpin dengan masyarakat, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya menghadirkan warna yang berbeda. Ia dikenal bukan semata karena jabatan tinggi yang disandangnya, melainkan karena sikap rendah hati yang melekat kuat dalam dirinya. Kerendahan hati itu menjadi ciri khas yang membuat banyak orang merasa dekat, dihargai, dan didengar.

Bagi sebagian orang, jabatan sering kali menjadi alasan untuk meninggikan diri. Namun tidak demikian dengan Yakob Kareth. Semakin tinggi tanggung jawab yang diembannya, semakin terlihat kesederhanaan sikapnya. Ia mampu bergaul dengan siapa saja, baik pejabat, pegawai biasa, tokoh masyarakat, maupun warga kecil di kampung-kampung. Dalam perjumpaan dengan orang lain, ia tidak menempatkan dirinya di atas, tetapi hadir sebagai pelayan yang siap mendengar dan mencari solusi.

Kerendahan hati seperti ini sejalan dengan ajaran Kitab Suci. Dalam Mikha 6:8 tertulis: “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan daripadamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?” Ayat ini menegaskan bahwa rendah hati bukan sekadar sikap sosial, melainkan nilai rohani yang berkenan di hadapan Tuhan. Seorang pemimpin sejati bukan hanya pandai memerintah, tetapi juga tahu merendahkan hati di hadapan sesama dan di hadapan Allah.

Sebagai birokrat, Yakob Kareth memahami bahwa kekuasaan hanyalah titipan. Jabatan bukan mahkota untuk dibanggakan, melainkan amanah untuk dijalankan dengan setia. Karena itu, dalam berbagai kesempatan, ia lebih suka bekerja nyata daripada mencari pujian. Ia tidak sibuk membangun citra diri, tetapi berusaha membangun pelayanan yang baik bagi masyarakat. Sikap ini menunjukkan kedewasaan karakter yang jarang dimiliki semua orang.

Dalam Amsal 22:4 dikatakan: “Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan, dan kehidupan.” Kehormatan sejati lahir dari kerendahan hati. Orang yang rendah hati mungkin tidak selalu banyak bicara tentang dirinya, tetapi hidupnya akan berbicara melalui perbuatan. Demikian pula seorang pemimpin yang tulus bekerja akan dikenang bukan karena kemewahan jabatan, tetapi karena manfaat yang diberikannya bagi banyak orang.

Kerendahan hati juga tampak ketika seseorang bersedia menerima kritik dan terus belajar. Yakob Kareth dikenal sebagai pribadi yang terbuka terhadap masukan. Ia tidak menutup telinga terhadap pendapat bawahan atau masyarakat. Ia menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan tidak ada pemimpin yang mengetahui segala hal. Karena itu, ia memilih untuk terus belajar, mendengar, dan memperbaiki diri. Sikap ini mencerminkan hati yang matang dan bijaksana.
Yesus Kristus sendiri memberi teladan terbesar tentang kerendahan hati. Dalam Filipi 2:3-4 tertulis: “Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.” Nilai inilah yang sangat penting dalam kepemimpinan. Ketika seorang pemimpin lebih mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi, maka kepemimpinannya akan membawa damai dan kepercayaan.

Di Papua Barat Daya yang sedang bertumbuh dan membangun, dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang bukan hanya cerdas secara administrasi, tetapi juga kuat dalam karakter. Kerendahan hati menjadi pondasi penting agar kekuasaan tidak berubah menjadi kesombongan. Yakob Kareth memberi gambaran bahwa seorang birokrat dapat tetap tegas dalam keputusan, namun lembut dalam sikap; dapat memimpin dengan wibawa, namun tetap merakyat.
Pada akhirnya, jabatan akan berlalu, masa tugas akan berakhir, dan nama besar bisa pudar oleh waktu. Tetapi karakter rendah hati akan tetap dikenang dalam hati banyak orang. Itulah warisan sejati seorang pemimpin. Sosok Yakob Kareth menunjukkan bahwa semakin tinggi seseorang naik, semakin penting baginya untuk tetap membumi.

Sebagaimana tertulis dalam Yakobus 4:10: “Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.” Ayat ini mengajarkan bahwa peninggian sejati datang dari Tuhan, bukan dari manusia. Dan melalui sikap rendah hati yang terpancar dalam keseharian, Yakob Kareth menjadi contoh bahwa birokrat yang baik bukanlah yang paling ditakuti, tetapi yang paling dihormati karena ketulusan hati dan kerendahan dirinya.

Penulis: Agust Jehurung, S.Fil, Gr

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.208
    • 4Komentar

    Di tengah persaingan global, peserta didik lebih cendrung melakukan hal-hal yang tidak penting dari pada upaya pengembangan kualitas diri. Kecanduan penggunaan hp/gadget di luar batas nalar yang membuat siswa tersebut lupa mendisiplinkan diri. Hal itu dilakukannya dengan tahu dan mau. Dia tahu bahwa sikap tidak disiplin dapat merugikan diri sendiri dan masa depannya, tetapi dia […]

  • 10 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    10 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    Karyamu tak kenal pensiunkeilahian tersembunyi di balik nuranitubuh kudus tak elok dipandang duniasedang Kau Maha dari setiap maha Langit tunduk di hadapanMubumi ramah di dalam kebesaraniklim menjinaksegalanya menyembahmunamun dunia tetap tegar hati Tingkah pongah mengotak atik sadarego menggiring rasio hingga benalukau kian memeluk dunia malah menjauhcinta setiaMu dasyat meski entah… Dunia gemar sesat sesaatrindu berdiam […]

  • Manusia Lebih Mencintai Eco Chamber Daripada Fakta Yang Masuk Akal

    Manusia Lebih Mencintai Eco Chamber Daripada Fakta Yang Masuk Akal

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Manusia adalah makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan dengan posisi yang paling tinggi di muka bumi. Baik dari segi akal budi, etika dan prilaku serta tutur kata ia menempati posisi tertinggi dari semua makhluk hidup. Sebagai yang tertinggi tentunya manusia tidak diragukan lagi dalam menyikapi sebuah perkembangan. Perkembangan yang dimaksud diantaranya; teknologi informasi dan komunikasi, […]

  • Penerimaan Komuni Pertama di paroki Todo Antara Budaya Pesta dan Perayaan Ekaristi terlupakan

    Penerimaan Komuni Pertama di Paroki Todo: Antara Budaya Pesta dan Perayaan Ekaristi terlupakan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 31Komentar

    Todo – Pastor paroki Ratu Para Rasul dan St. Hendrikus Todo, RD. Urbanus Jatang, Pr menyampaikan perihal perayaan Sakramen Maha Kudus lebih mementingkan pesta pora daripada yang paling esensial. Kemeriahan dekorasi pesta, menu resepsi yang lezat, dan kado-kado terindah menjadi prioritas kerinduan sementara esensi Perayaan Ekaristi dilupakan. “Persoalan yang sering ditemukan adalah orang menomorsatukan pestanya […]

  • KKG Satu Hati Gelar Turnamen Mini Soccer di Satarmese Barat

    KKG Satu Hati Gelar Turnamen Mini Soccer di Satarmese Barat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Selain pengembangan kemampuan kognitif di dalam kelas, KKG Satu Hati se-kecamatan Satarmese Barat menggelar turnamen mini soccer sebagai bagian dari proses pertumbuhan fisik dan karakter siswa. Turnamen mini soccer tersebut dilaksanakan pada 11 April – Minggu 19 April 2026 di lapangan Bola Sepak Wela Ngancar SDI Lenggos. Turamen mini soccer itu diketuai Kepala […]

  • Suara Redaksi

    Detikbernas Tampil Bernas, Solutif dan Terpercaya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

      DETIKBERNAS.COM merupakan media online yang hadir karena adanya kerinduan bergelora dari salah seorang anak kampung ujung Nusantara. Kehadiran media ini bermaksud untuk menyejukkan dahaga masyarakat yang haus mengenai keadilan, kebenaran, kebahagiaan, kesejahteraan berpikir, hati dan kehendak bebas. Media ini tidak berfokus pada bagaimana melihat persoalah dari kacamata persoalan itu sendiri, tetapi bagaimana persoalan dikunyah […]

expand_less