Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

“Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 1.796
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Detikbernas.com, Ruteng – Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng (UNIKA St. Paulus Ruteng) mengukir sejarah akademik dengan pengukuhan dua tokoh intelektual hebat, Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si sebagai guru besar dalam bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme, dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd, di bidang Pendidikan Matematika ke-SD-an. Upacara pengukuhan tersebut dilakukan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka, di Aula Gedung Utama Timur (GUT) Lantai 5, Jumat, (08/05/2026).

Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng, Dr. Marianus Mantovanny Tapung, S.Fil., M.Pd menyampaikan kehadiran kedua professor akan berdampak signifikant secara akademik, sosial, dan budaya khususnya di Manggarai dan Indonesia pada umumnya, bahkan secara Internasional.

“Kehadiran pemikiran paradigmatik-transformatif dari dunia kampus yang berdampak secara sosial, akan menjadi pintu keluar dari anggapan bahwa kampus hanya sebagai menara gading intelektual, atau hanya pencetak lulusan yang mumpuni secara akademik, tetapi kurang terampil merespon secara adaptif perkembangan di masyarakat”, kata Mantovanny, Sabtu, (09/05)

Hemat, penulis produktif dan pegiat literasi itu, kehadiran guru besar yang keempat dan kelima di UNIKA St. Paulus memiliki pandangan-pandangan paradigmatik untuk merespon berbagai perkembangan kekinian dan tuntutan jaman yang tidak menentu.

“Tentunya sebagai profesor yang pakar dalam bidangnya, pandangan-pandangan paradigmatik dapat merespon berbagai perkembangan kekinian, baik di dunia kampus maupun di masyarakat, dan saya berpikir itu sudah menjadi level tertinggi dari sebuah kepakaran, yakni salah satunya memiliki perspektif paradigmatik-transformatif terhadap perkembangan dunia, seperti dalam bidang pendidikan dan perkembangan agama-agama”, ujarnya.

Mantovanny menambahkan soal kepedulian terhadap pelbagai masalah aktual melalui pemikiran-pemikiran bernas seperti karya-karya ilmiah, dialog inklusif di ruang publik dan keterlibatan lansung di lingkup sosial kemasyarakatan.

“Bentuk-bentuk responnya, selain melalui riset ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional bereputasi, juga bisa berkomentar di media massa, atau terlibat dalam diskusi-diskusi ‘warung kopi’, terkait masalah-maslah aktual sesuai dengan bidang kepakarannya, sesekali juga perlu turun gunung untuk terlibat langsung dalam permasalahan sosial kemasyarakatan”, tambahnya.

Peneliti sosial-pendidikan itu merasa beruntung dengan kehadiran kedua professor yang baru dikukuhkan tahun ini yang memiliki kehebatan mumpuni pada bidangnya masing-masing, dan tentunya itu akan divalidasi di ruang kuliah, realitas sosial yang berdampak positif untuk perkembangan dan kemajuan peradapan dunia teknologi.

“Secara pribadi saya bangga dengan pengukuhan terhadap keduanya yang memiliki kehebatan mumpuni pada bidangnya masing-masing, tentunya kepakaran ini akan divalidasi lagi, selain di ruang kuliah, juga di ruang-ruang sosial, sehingga berdampak secara positif bagi masyarakat”, terangnya.

Penulis: Nasarius Fidin

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Kelahiran dan Masa Kecil Yakob Kareth; Dari Kampung Sederhana Menuju Sekretaris Daerah

    Kisah Kelahiran dan Masa Kecil Yakob Kareth; Dari Kampung Sederhana Menuju Sekretaris Daerah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Drs. Yakob M.Kareth, M.Si., bukanlah sosok asing di arena pelayanan publik di wilayah pemerintahan provinsi Papua Barat Daya. Ia adalah role model (panutan)yang memadukan Integritas, dedikasi dan kompetensi akademik yang briliant dengan jabatan strategis dibirokrasi pemerintahan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya. Ia membawa aura profesionalisme berkat pencapaiannya di dunia akademik hingga menyandang […]

  • Film dalam Bingkai Budaya Ketika Tradisi Hanya Jadi Hiasan, dan Perlunya Imersi sebagai Jalan Keluar

    Film dalam Bingkai Budaya: Ketika Tradisi Hanya Jadi Hiasan, dan Perlunya Imersi sebagai Jalan Keluar

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 28Komentar

    Setiap kali film Indonesia menampilkan tarian adat, upacara kematian yang megah, atau pakaian tradisional dengan warna-warna mencolok, kita sering bertepuk tangan. Kita merasa bangga. Kita berkata, “Wah, film ini mengangkat budaya!” Namun, setelah film usai, pertanyaan yang jarang kita ajukan adalah: Apakah budaya itu benar-benar menjadi jiwa cerita, atau hanya sekadar latar eksotis yang mempercantik […]

  • Yakub Kareth Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    Yakub Kareth: Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 3Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi yang sering dipandang penuh formalitas dan jarak antara pemimpin dengan masyarakat, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya menghadirkan warna yang berbeda. Ia dikenal bukan semata karena jabatan tinggi yang disandangnya, melainkan karena sikap rendah hati yang melekat kuat dalam dirinya. Kerendahan hati itu menjadi ciri khas […]

  • Kokohnya Semangat Dalam Membangun Pendidikan

    Kokohnya Semangat Dalam Membangun Pendidikan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 773
    • 2Komentar

    Pendidikan penting bagi setiap pelajar di Indonesia, memiliki tekat kuat dan besar dalam membangun pendidikan. Melakukan sesuatu dengan rencana, jika benar rencana tersebut pun akan berjalan dengan baik. Setiap pelajar mungkin bosan dengan adanya tugas yang selalu menumpuk, tapi ini bagian dari proses untuk masa depan yang baik, tidak pernah bosan dengan yang namanya pendidikan. […]

  • Penerimaan Komuni Pertama di paroki Todo Antara Budaya Pesta dan Perayaan Ekaristi terlupakan

    Penerimaan Komuni Pertama di Paroki Todo: Antara Budaya Pesta dan Perayaan Ekaristi terlupakan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 32Komentar

    Todo – Pastor paroki Ratu Para Rasul dan St. Hendrikus Todo, RD. Urbanus Jatang, Pr menyampaikan perihal perayaan Sakramen Maha Kudus lebih mementingkan pesta pora daripada yang paling esensial. Kemeriahan dekorasi pesta, menu resepsi yang lezat, dan kado-kado terindah menjadi prioritas kerinduan sementara esensi Perayaan Ekaristi dilupakan. “Persoalan yang sering ditemukan adalah orang menomorsatukan pestanya […]

  • Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya.

    Desa Wisata Todo Menyimpan Mutiara Tersembunyi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya. Desa wisata Todo merupakan salah satu destinasi […]

expand_less