Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gereja Paroki Todo Gelar Prosesi Patung Bunda Maria dari Niang Menuju Gereja

Gereja Paroki Todo Gelar Prosesi Patung Bunda Maria dari Niang Menuju Gereja

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 774
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Detikbernas.com – Perarakan patung Bunda Maria menjadi tradisi umat Katolik pada umumnya. Umat paroki Todo menggelar prosesi patung Bunda Maria itu secara berbeda mulai dari Niang (rumah kerucut) menuju gereja paroki, Jumat, (01/05/2026).

Kampung adat yang menyimpan jejak leluhur itu dijadikan titik awal prosesi tersebut. Seluruh umat paroki melangkah bersama sebagai simbol peziarahan spiritual yang penuh makna. Keheningan, doa, syukur, dan kebersamaan dalam lantunan lagu adalah makna spiritualitas yang menyentuh hati setiap umat. Pengalaman spiritualitas itu menenangkan sekaligus mengubah cara pandang umat untuk lebih bersemangat dalam pembaktian diri kepada Allah.

Dalam perarakan tersebut orang muda katolik (OMK) paroki Todo mengajak semua umat untuk mengunakan busana adat. Hal ini merupakan representasi dari kebiasaan masyarakat adat Todo sebagai orang Manggarai yang hidup kental dengan adat para leluhur.

Langkah demi langkah menjadi doa, keringat menjadi bentuk persembahan, dan kebersamaan menjadi tanda iman yang hidup. Perjalanan ini bukan sekedar perpindahan patung, melainkan wujud penghormatan dan cinta kepada Allah.

Kami berdoa bersama Bunda Maria yang menjadi pendoa kami kepada Yesus, Sang pengantara kepada Allah Bapa di Surga.
Kami mengundang Sang Bunda itu untuk hadir di tengah keluarga, masyarakat, dan hati kami.

Ketua OMK Yon Radung mengatakan, perarakan patung Bunda Maria baru pertama kali kami laksanakan. Hal ini tidak terlepas dari semangat pengurus OMK dan semua umat yang ikut terlibat.

Perarakan patung Bunda Maria ini merupakan bentuk penghormatan kepada Bunda Maria, Ratu Surga dan teladan iman. Prosesi ini melambangkan kehadiran Bunda Maria di tengah umat, memperbaharui iman, serta memohon perlindungan Allah”, ujar Yon.

Sementara itu, banyak umat memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus OMK yang sudah menginisiator prosesi tersebut. Ini akan menjadi awal yang baik, untuk pertumbuhan iman yang kokoh.

Tradisi perarakan patung Bunda Maria menyadarkan umat untuk semakin membaktikan diri kepada Yesus lewat Bunda Maria. Devosi tersebut dapat memperdalam iman kepada Allah dan mewujudkan budaya yang tidak bertentangan dengan kehidupan rohani. Semakin kita berbudaya berarti semakin kita beriman, demikian sebaliknya, orang berbudaya itu karena dia menyadari iman tidak bertentangan dengan budaya tersebut.

Harapannya, umat paroki Todo berjalan berdampingan khususnya kehidupan rohani dan budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Semoga setiap jalan yang kita lalui membawa berkat, setiap doa yang dipanjatkan di dengarkan Allah, dan setiap hati yang ikut dalam perarakan ini semakin dekat dengan Tuhan Yesus melalui prantara doa Bunda Maria.

Penulis: Rival Agung

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Ekonomi Pertanian Manggarai di Tengah Gempuran Budaya Intan: Judi Online atau Proses Cerdas?

    Transformasi Ekonomi Pertanian Manggarai di Tengah Gempuran Budaya Intan: Judi Online atau Proses Cerdas?

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 1Komentar

    Budaya instan bagaikan harimau meraung-raung di saat fajar pagi menyinsing. Raungannya merupakan taringan tajam menembus sulur niat para petani sehingga mindset dan mentalitas instan menguasai nurani. Faktor penyebab terjadinya hal itu karena masyarakat Manggarai belum mampu beradaptasi secara komprehensif terkait kemajuan tehnologi. Kebanyakan orang terjebak pada persaingan tehnologi. Mereka belum siap untuk hidup sesuai kemajuan […]

  • Pentas Seni SMKN 1 Satarmese Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    Pentas Seni SMKN 1 Satarmese: Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 110Komentar

    Detikbernas.com – Pendidikan seringkali dimaknai sebagai arsitektur pembelajaran di ruang kelas yang kaku, deretan baris-baris buku mata pelajaran, ataupun tumpukan rumusan dan teori-teori. SMKN 1 Satarmese hadir sebagai sekolah kejuruan yang dapat memanusiakan manusia dan memberikan ruang bagi jiwa untuk mengekspresikan karya-karya seni di Aula Stasi Sta. Maria Setella Maris Wae Cepang, Selasa (09/06/2026) Guru […]

  • Menantang Batas Membangun Seni Kepemimpinan Pendidikan Transformasional dan Visioner Dewasa Ini

    Menantang Batas: Membangun Seni Kepemimpinan Pendidikan Transformasional dan Visioner Dewasa Ini

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 924
    • 12Komentar

    Dewasa ini, pendidikan tengah berada dalam pelbagai tantangan yang menghambat perkembangan dan kemajuan hidup. Persaingan teknologi menjebak karakter seseorang. Hal itu berdampak pada krisis moral dan identitas serta persoalan sosial dapat menguras keseimbangan intelektual dan mentalitas manusia (Lickona, 2013). Namun di tengah realitas seperti itu, pendidikan administratif dan birokratif masih menjadi senjata ampuh untuk menunjang […]

  • Mampau - Ulu Maor Satar Mese Barat(Merawat Asa yang sempat pudar: Kisah hidup saya dari lokasi proyek ke ruang kelas)

    Mampau – Ulu Maor Satar Mese Barat: Merawat Asa yang Sempat Pudar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 2Komentar

    Bagi saya, hidup ini adalah sebuah perjalanan panjang. Ada perjalanan panjang mengejar kebenaran, ada juga yang mengejar kebahagiaan, dan ada pula yang mencari kedamaian. Selain itu, perjalanan panjang juga karena ketersestan di mana seseorang sudah kehilangan arah hidup, karena kekecewaan, dan karena keputusasaan. Dan, perjalanan karena kehilangan harapan inilah yang saya angkat dalam kisah ini. […]

  • Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.207
    • 4Komentar

    Di tengah persaingan global, peserta didik lebih cendrung melakukan hal-hal yang tidak penting dari pada upaya pengembangan kualitas diri. Kecanduan penggunaan hp/gadget di luar batas nalar yang membuat siswa tersebut lupa mendisiplinkan diri. Hal itu dilakukannya dengan tahu dan mau. Dia tahu bahwa sikap tidak disiplin dapat merugikan diri sendiri dan masa depannya, tetapi dia […]

  • Antara Altar dengan Tenda Pesta 253 Anak Se-paroki Todo Menerima Tubuh dan Darah Kristus

    Antara Altar dengan Tenda Pesta: 252 Anak Se-paroki Todo Menerima Tubuh dan Darah Kristus

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 14Komentar

    Todo, Detikbernas.com – Altar Paroki Todo menjadi ruang penuh sukacita dan saksi perayaan iman dan cinta dalam peziarahan rohani Katolik. Sejumlah 252 anak dari 13 sekolah Dasar (SD) se-Paroki Todo telah menerima first holly communion (komuni pertama). Perayaan komuni pertama itu menjadi ruang perjumpaan antara makna teologis, filosofis, kosmologis tradisi Manggarai dan pendidikan karakter siswa/i […]

expand_less