Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kokohnya Semangat Dalam Membangun Pendidikan

Kokohnya Semangat Dalam Membangun Pendidikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 667
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pendidikan penting bagi setiap pelajar di Indonesia, memiliki tekat kuat dan besar dalam membangun pendidikan. Melakukan sesuatu dengan rencana, jika benar rencana tersebut pun akan berjalan dengan baik. Setiap pelajar mungkin bosan dengan adanya tugas yang selalu menumpuk, tapi ini bagian dari proses untuk masa depan yang baik, tidak pernah bosan dengan yang namanya pendidikan.

Rasa ingin tau bagi setiap pelajar di Indonesia itu penting. Karena di sana, mereka menggali, mencari lebih dalam apa yang tidak di mengerti. Bimbingan dari orang tua yang pertama kali, orang tua mendidik kedisiplinan anak sehinggga ada yang nama nya pendidikan informal atau pendidikan dalam keluarga. Sampai di kalangan masyarakat pun, mereka paham tentang apa yang di ajarkan oleh orang tua masing-masing. Bapak dan ibu guru adalah yang kedua dalam membangun kokohnya pendidikan, mereka mendidik lebih dalam lagi, tentang apa yang anak-anak sekolah tidak ketahui. Dibalik itu, mereka akan belajar, memahami tentang apa yang di ajarkan para guru di lembaga pendidikan. Bimbingan ini penting bagi pelajar, selain mendidik apa yang tidak ketahui, karakter mereka pun perlu dibina.

Oleh karena itu, semangat dalam jati diri pelajar wajib dimiliki. Perlu adanya semangat dalam diri, dan hal ini bisa membuat pelajar semakin percaya diri sendiri. Basawannya “saya pasti bisa”. Tidak ada kata “terlambat”, mencoba untuk semangat bagi masa depan pelajar yang tangguh dan cemerlang. Karena dimana, manusia tanpa adanya pendidikan tidak akan bisa apa-apa. Disini perlu dibulatkan kembali, harus dengan jiwa dan raga yang semangat, karena masa depan sudah di depan mata.

Semangat itu Kokoh Karena Lahir dari Luka

Kenapa semanagat para pendidik dipelosok begitu kokoh? Karena mereka lahir dari luka yang sama. Semangat yang lahir dari luka tidak pernah patah. Ini bukan semangat proyek yang hilang, saat anggaran habis, ini semangat yang diwariskan, dihajar kebijakan ganti menteri, ia tetap mengajar. Inilah beton penedidikan kita yang sesungguhnya. Bukan gedung sekolah yang dirsmikan pejabat tetapi tekad di dada yang menolak kata menyerah dalam suatu keadaan.

Kokoh Bukan Berarti Anti-Rapuh

Tapi kita harus jujur. Semangat dengan sekuat apa pun, kalau terus dipukul, bisa retak. Kokoh bukan berarti tidak bisa lelah. Hari ini kokoh itu diuji oleh tiga hal: partama, upah yang tidak manusiawi, kedua, administrasi yang mengerdilkan, ketiga, tidak adanya pengakuan.

Kalau ketiga pukulan ini terus dibiarkan, jangan salahkan suatu hari nanti semangat yang kokoh itu akan runtuh, dan kalau semangat itu runtuh maka akan roboh satu generasi.

Merawat kokohnya semangat : Tugas Kita Bersama

Semangat pendidik itu seperti akar pohon beringin. Tak terlihat tapi menopang semuanya. Tugas negara dan kita semua adalah menyiramnya, bukan mencabutnya dengan cara : Negara: bayar dulu, baru tuntut profesional. Birokrasi: pangkas rantai, percaya guru. Kita: berhenti jadi penonton, mulai jadi penopang.
Penutup: Karena pendidikan dibangun diatas semangat.

Gedung bisa roboh, kurikulum bisa rubah, aplikasi bisa eror, tapi selama semangat pendidik masih kokoh, maka pendidikan di Indonesia tidak akan mati. Maka PR kita hari ini bukan bikin program baru, PR kita adalah menjaga agar semangat itu tetap kokoh. Jangan biarkan dia lapuk oleh upah murah, patah oleh admin, dan mati oleh ketidakpedulian.

Sebab sejarah membuktikan: bangsa di jajah bisa merdeka karena semangat, maka kelas yang terbelakang juga bisa maju, asal semangat gurunya tidak tumbang.
Kokohnya semngat itulah fondasi Indonesia emas. Dan fondasi tidak boleh retak.

Oleh: Fransiska Sepriani
(Siswa Kelas XI SMAN 4 Satarmese)

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Puisi Terbak Karya Nasarius Fidin

    15 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 758
    • 0Komentar

    Hari hari ialah makna cinta,Jam, menit, detik pun cintapagi hingga pagi mengalir bulir cintasiang malam terbersit cinta Cinta tak kenal batas,cinta tak kenal lelah,cinta ialah awal hingga akhircinta ialah ekspresi hidupcinta ialah hidup Dalam gelap terkais jalan cintakau menemukan tapak cahaya cintasehingga mampu melawan gelapdan melewati malam Terang pun cintatak semua siang terbersit cintabisa saja […]

  • Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

    Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 6Komentar

    Detikbernas.com, Borong, 1 Mei 2026 – Puncak kegiatan Expo Pendidikan V Manggarai Timur yang berlangsung di Lapangan Depan Pertamina Borong, Sabtu (1/5/2026), menghadirkan momentum reflektif melalui kegiatan bedah buku bertajuk “Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian”, karya Ir. Boni Husadungan Siregar. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama expo pendidikan sekaligus bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur […]

  • Pentas Seni SMKN 1 Satarmese Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    Pentas Seni SMKN 1 Satarmese: Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 109Komentar

    Detikbernas.com – Pendidikan seringkali dimaknai sebagai arsitektur pembelajaran di ruang kelas yang kaku, deretan baris-baris buku mata pelajaran, ataupun tumpukan rumusan dan teori-teori. SMKN 1 Satarmese hadir sebagai sekolah kejuruan yang dapat memanusiakan manusia dan memberikan ruang bagi jiwa untuk mengekspresikan karya-karya seni di Aula Stasi Sta. Maria Setella Maris Wae Cepang, Selasa (09/06/2026) Guru […]

  • Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

    Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Perayaan Hardiknas se-kecamatan Satarmese Barat yang bertema menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, bertempat di lapangan Wongka, Sabtu, (02/05/2026). Kegiatan tersebut diawali dengan acara penjemputan Camat Satarmese Barat yang baru, Yosep Soni dan rombongan. Penjemputan itu dilakukan secara adat Manggarai di tempat sebelum menuju Lapangan Upacara bendera. Tradisi penjemputan secara adat […]

  • Sosok Sederhada Yakob Kareth Cermin Kepribadian Birokrat Teladan

    Sosok Sederhada Yakob Kareth: Cermin Kepribadian Birokrat Teladan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Di tengah dunia birokrasi yang sering dipandang penuh formalitas dan jarak antara pejabat dengan masyarakat, sosok Yakob Kareth hadir dengan karakter yang berbeda. Sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, ia dikenal bukan hanya karena pengalaman dan tanggung jawab besar yang diembannya, tetapi juga karena kesederhanaan yang melekat erat dalam dirinya. Nilai ini menjadi kekuatan […]

  • Yakub Kareth Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    Yakub Kareth: Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 3Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi yang sering dipandang penuh formalitas dan jarak antara pemimpin dengan masyarakat, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya menghadirkan warna yang berbeda. Ia dikenal bukan semata karena jabatan tinggi yang disandangnya, melainkan karena sikap rendah hati yang melekat kuat dalam dirinya. Kerendahan hati itu menjadi ciri khas […]

expand_less