Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 674
  • comment 6 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Detikbernas.com, Borong, 1 Mei 2026 – Puncak kegiatan Expo Pendidikan V Manggarai Timur yang berlangsung di Lapangan Depan Pertamina Borong, Sabtu (1/5/2026), menghadirkan momentum reflektif melalui kegiatan bedah buku bertajuk “Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian”, karya Ir. Boni Husadungan Siregar.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama expo pendidikan sekaligus bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur kepada Pak Boni atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun bagi masyarakat Manggarai Timur menjelang masa purna tugasnya beberapa bulan mendatang.

Dalam sesi ulasan, Dr. Mantovanny Tapung mengangkat tema “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” dengan menyoroti tantangan zaman modern melalui perspektif pemikiran Jean Baudrillard (1929–2007) tentang simulacra—suatu kondisi ketika representasi dianggap lebih nyata daripada kenyataan itu sendiri.

Menurutnya, masyarakat hari ini hidup dalam pusaran hiperrealitas: tampak saling terhubung, tampak harmonis, tampak melayani, tetapi kerap hanya menjadi panggung simbolik yang kehilangan keaslian makna.

“Di tengah budaya pencitraan dan viralitas, kita sering terjebak pada kenyataan semu, di mana sesuatu yang tampak nyata, tetapi kehilangan substansi kemanusiaannya,” ungkap Dr. Mantovanny di hadapan peserta expo. Ia menjelaskan bahwa di era digital, relasi sosial sering kali dikurasi sedemikian rupa untuk terlihat ideal, padahal tidak selalu mencerminkan kehadiran, empati, dan pengabdian yang nyata.

Berangkat dari kerangka itu, Dr. Mantovanny menempatkan sosok Pak Boni sebagai antitesis dari hiperrealitas. Menurutnya, pengabdian Pak Boni tidak dibangun di atas pencitraan, melainkan kerja nyata, kesetiaan panjang, dan pelayanan tulus bagi masyarakat Manggarai Timur.

Sosok birokrat berdarah Batak yang memilih mengabdi di Tanah Congkasae ini dinilai memperlihatkan bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu tampil gemerlap, tetapi bekerja dalam diam dan meninggalkan dampak nyata.
Bedah buku ini sekaligus menjadi penghormatan moral bahwa pengabdian sejati bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati: tentang memilih hadir, melayani, dan memberi makna bagi sesama.

Selain Dr. Mantovanny Tapung, kegiatan bedah buku ini juga menghadirkan Dr. Agustinus Manfred Habur sebagai pembedah lainnya. Acara tersebut dihadiri guru-guru, kepala sekolah, siswa-siswi peserta expo, unsur Forkopimda, serta anggota DPRD Manggarai Timur. Kehadiran berbagai elemen ini memperlihatkan apresiasi kolektif terhadap pengabdian panjang Pak Boni bagi pembangunan daerah, khususnya pelayanan publik dan pendidikan.

Karya: Ir. Boni Husadungan Siregar
Editor: Nardy Jaya

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Cinta sejati dimeteraikan sakramendisaksikan siapapun yang hadirdimatangkan beribu onak tancapjadi bahtera yang romantika Cincin emas hanyalah tanda semata,memahat selaksa belantara,mengikat diri dengan janji setia,satu untuk selamanyaitu yang utama Setiap petir menyambar pikat rasa,arus deras menenggelam bahtera,jangan takut jika dilanda,bangunkan Sang Penjalameredakan gelombang samudera Panas dingin tak usah dikekangpahit manis perlu dikenangtak usah meragu dikala mendungdayun […]

  • Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.208
    • 4Komentar

    Di tengah persaingan global, peserta didik lebih cendrung melakukan hal-hal yang tidak penting dari pada upaya pengembangan kualitas diri. Kecanduan penggunaan hp/gadget di luar batas nalar yang membuat siswa tersebut lupa mendisiplinkan diri. Hal itu dilakukannya dengan tahu dan mau. Dia tahu bahwa sikap tidak disiplin dapat merugikan diri sendiri dan masa depannya, tetapi dia […]

  • Camat Yosep Soni Bongkar Konsep Pembangunan Bupati Manggarai di Wilayah Satarmese Barat

    Camat Yosep Soni Bongkar Konsep Pembangunan Bupati Manggarai di Wilayah Satarmese Barat

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.722
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Camat Satarmese Barat, Yosep Soni, menghadiri perayaan hardiknas sebagai momentum yang sangat istimewah untuk membawa pesan terkait konsep pembangunan yang telah disampaikan Bupati Manggarai, Heribertus Nabit mengenai kebijakan strategis yang akan membawa kamajuan di wilayah Satarmese Barat. Hal itu disampaikannya saat pidato di lapangan gelora Wongka, Sabtu, (02/05/2026). “Konsep pembangunan yang disampaikan Bapak […]

  • Pembangunan Maju, Warga Desa Tetap Haus Ada Yang Salah

    Pembangunan Maju, Warga Desa Tetap Haus: Ada Yang Salah?

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Sangat ironis. Jalan aspal yang memanjang, membelai rumah-rumah yang memanjang sepanjang desa, terlihat indah dan bagus di setiap lorong-lorong gang, tower Bakti atau BTS berdiri gagah di samping istana desa, dana miliaran rupiah digelontarkan setiap tahun. Tapi di saat yang sama, bapak dan ibu serta anak-anak di banyak pelosok masih harus jalan 2 km tiap […]

  • KKG Satu Hati Gelar Turnamen Mini Soccer di Satarmese Barat

    KKG Satu Hati Gelar Turnamen Mini Soccer di Satarmese Barat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Selain pengembangan kemampuan kognitif di dalam kelas, KKG Satu Hati se-kecamatan Satarmese Barat menggelar turnamen mini soccer sebagai bagian dari proses pertumbuhan fisik dan karakter siswa. Turnamen mini soccer tersebut dilaksanakan pada 11 April – Minggu 19 April 2026 di lapangan Bola Sepak Wela Ngancar SDI Lenggos. Turamen mini soccer itu diketuai Kepala […]

  • Perpisahan dengan Kelas XII, Pimpinan SMKN 1, Berotak Global Berhati Budaya Lokal

    Perpisahan dengan Peserta Didik Kelas XII, Pimpinan SMKN 1 Satarmese, Berotak Global Berhati Budaya Lokal

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.487
    • 0Komentar

    Wae Cepang – Seusai tiga tahun berada bersama, SMKN 1 Satarmese mengadakan acara perpisahan dengan para peserta didik kelas XII yang akan segera melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau di dunia usaha dan industri. Acara tersebut dilakukan di Aula Kapela Stasi Sta. Maria Stella Maris Wae Cepang, Senin, (13/04/2026). Kepala SMKN 1 Satarmese, Fransiskus Jehoda, […]

expand_less