Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » 10 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

10 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

  • account_circle Nasarius Fidin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 1.344
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  1. Kandas di Sebentang Dungu

Karyamu tak kenal pensiun
keilahian tersembunyi di balik nurani
tubuh kudus tak elok dipandang dunia
sedang Kau Maha dari setiap maha

Langit tunduk di hadapanMu
bumi ramah di dalam kebesaran
iklim menjinak
segalanya menyembahmu
namun dunia tetap tegar hati

Tingkah pongah mengotak atik sadar
ego menggiring rasio hingga benalu
kau kian memeluk dunia malah menjauh
cinta setiaMu dasyat meski entah…

Dunia gemar sesat sesaat
rindu berdiam di Surga
cara hidup bagai neraka
cita kandas di sebentang dungu

  1. Berkorban Karena Cinta

CintaMu luar biasa
melampaui segala yang ada
tak dapat ditampung
bahkan kitab sekalipun

Kau pribadi menembus jaman
ruang waktu tak mampu menghampiri
tak terjangkau semua mahluk
karna Kaulah Allah

Bahasa kehabisan kata
manusia tak mampu bendung cahya
Kau tak terberhingga
dari kekal hingga kekal
namun mau menjadi seperti manusia

KasihMu meriap riap
hingga rela menderita
dimahkota duri, disiksa, diludahi,
disiksa hingga di kayu salib
namun cinta ialah alasan
kau rela berkorban

  1. Kasih Kokoh

Sabda hidup sepanjang waktu,
kasih Allah segala abad,
Roh Kudus jalan hidup
Allah tujuan terakhir

Gemuruh guntur taat
bara panas jadi saksi
berlian cinta bertaburan
Kaulah yang terindah

Roh Kudus meniup
cinta mendunia
juru selamat manusia
hidup menuju kasih sukacita

Allah mengasihi
tidak memerhitung bintik hitam
memulihkan reruntuhan
jadi bangun kasih kokoh

  1. Bintang Permai

Hati ini merindu berlian
tuk diasah belaskasih
biar pijak ini digubah
adonan nalar, rasa, karsa
sajian terindah

Rindu menggebu sedari lama
riap kabut menganak di jalan
momen berbelok dari sudut sukma
tapak tapak terkapar tak berdaya

Mata berkaca pada cermin sunyi
mengoyak kelabu dunia temaram
memungut momen pihak
aku mau segudang ilmu

Rindu bergelut rencana terindah
di atas tratai kembang
mengukir simponi di setiap lembar puisi
jadi bintang permai

  1. Memilin Sutra

Di atas kabut ini kubermenung
menatap cakra kuning
memikir tapak hari depan
mewarnai belacu sutra

Titik minus bagai jeruji
memagari cita cinta
namun hati tak berdaya
selebar cerah terseret di bengawan

Bangkit mendidih di tengah gersang
membuka diri di hadapan kosong
harap berkat turun bag hujan
aku mau mandi berkali kali

Tuhan, aku mau memilin sutra
topi kuning buatanku sendiri
dalam rentang waktu yang pasti
agar senyum ini lengkap

  1. Di Ujung Pena

Suara berbisik di ujung pena
memapar senja yang malang
menelanjangi aib malam
pertanda pagi berjingkrak

Koyak malang di bola pena
membakar emas jadi rupawan
biar tidak ketinggalan jaman
berani ditempa jadi utuh

Kisah sanubari di gerak pena
mengisi halaman demi halaman
tinta juang tak kenal pudar
dunia tahu untaian bijak

Hapus air mata putus asa,
patahkan patah semangat
olah nalar dan iman teguh
berjuang sambil memeluk harap

  1. Lakukan Dengan Cinta Besar

Ingin kau berpijak pada langit
lewati selangit tantang
diamkan kasak kusuk sebibir sumbing
lakukan secuil demi secuil
segunung emas memoles tubuh

Tak usah menumpuk beban
tumpas kebut semalam
sebab raungan situasi tak menentu
siap sedia hadapi pelbagai kemungkinan

Menunggu muluskan nasib buntung
malas isyaratkan hidup malang
akan tahu kau sesal tiada guna
bila emasmu ditelan samudera

Tanam sadar menancap
proses menjadi butuh air mata
membuah mimpi jadi realita
mulai saja,
lakukan dengan cinta besar
dan semangat juang tinggi

  1. Pribadi Inspiratif

Basah basih menelanjangi diri
candaan tak bertuan berujung fatal
kekanak kanakan di mata penilai
kau tak disukai,
diremehkan, direndahkan
kualitas menjulang tak cukup….

Sebaiknya kau menimbun seni
seni mengenal,
seni memahami,
seni berelasi, berkomunikasi
seni merawat kualitas
seni berwibawa
seni mengasihi

Sesungguhnya kau fokus menuju
mengembangkan karunia
mengasah kemampuan
tampil profesional
wujud tanggung jawab
bentuk syukur kepadaNya

Jadilah pribadi inspiratif
menjadi magnet kualitas kasih
biar sukacita bertebaran
kemuliaan Tuhan jadi nyata

  1. Setangguh Sabda

Hidup ini tak cuma hidup
tak sekedar ada seadanya,
berjalanlah tau arah,
berhenti sejenak pada momen dan tempatnya

Jayalah hidup ini,
berpedoman pada Kitab Suci
sabda menjelma dalam ziarahmu
tuk benahi sukma bermuram durjana
dan meretas keluh menggebu

Baca kitab, dengarkan suara lembut
membaca ialah dengarkan Tuhan bersabda
biarkan ribuan butir cinta mengakar
bertunas hingga seperti pepohonan,
berbuah ranum

Berziarah dengan gagah berani
sebentang cinta menyatu jiwa
jangat takut
setangguh sabda membuka jalan
semuanya indah pada waktunya

Oleh: Nasarius Fidin
Penulis adalah penikmat sastra dan penyair senja

  • Penulis: Nasarius Fidin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakub Kareth Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    Yakub Kareth: Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 3Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi yang sering dipandang penuh formalitas dan jarak antara pemimpin dengan masyarakat, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya menghadirkan warna yang berbeda. Ia dikenal bukan semata karena jabatan tinggi yang disandangnya, melainkan karena sikap rendah hati yang melekat kuat dalam dirinya. Kerendahan hati itu menjadi ciri khas […]

  • Pendidikan: Antara Janji Merdeka dan Realita Yang Terpenjara

    Pendidikan: Antara Janji Merdeka dan Realita Yang Terpenjara

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Merdeka. Kata itu sering ditulis Ki Hajar Dewantara di atas sekolah pertamanya. “Merdekakan manusia”, katanya. Bukan Cuma merdeka dari penjajah, tapi merdeka pikirannya, merdeka batinnya, merdeka jadi diri sendiri. 100 tahun kemudian, kita punya jutaan lebih anak sekolah. Kurikulum merdeka. Kampus merdeka. Guru penggerak. Semua ada kata “merdeka”. Tapi cobalah kita bertanya jujur kepada anak-anak […]

  • Pentas Seni SMKN 1 Satarmese Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    Pentas Seni SMKN 1 Satarmese: Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 110Komentar

    Detikbernas.com – Pendidikan seringkali dimaknai sebagai arsitektur pembelajaran di ruang kelas yang kaku, deretan baris-baris buku mata pelajaran, ataupun tumpukan rumusan dan teori-teori. SMKN 1 Satarmese hadir sebagai sekolah kejuruan yang dapat memanusiakan manusia dan memberikan ruang bagi jiwa untuk mengekspresikan karya-karya seni di Aula Stasi Sta. Maria Setella Maris Wae Cepang, Selasa (09/06/2026) Guru […]

  • Yakub Kareth Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 2Komentar

    Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus […]

  • Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    Rekonstruksi Model Kedisiplinan Siswa Terkait Rendahnya Kualitas Lulusan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.208
    • 4Komentar

    Di tengah persaingan global, peserta didik lebih cendrung melakukan hal-hal yang tidak penting dari pada upaya pengembangan kualitas diri. Kecanduan penggunaan hp/gadget di luar batas nalar yang membuat siswa tersebut lupa mendisiplinkan diri. Hal itu dilakukannya dengan tahu dan mau. Dia tahu bahwa sikap tidak disiplin dapat merugikan diri sendiri dan masa depannya, tetapi dia […]

  • Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya.

    Desa Wisata Todo Menyimpan Mutiara Tersembunyi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya. Desa wisata Todo merupakan salah satu destinasi […]

expand_less