Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 149
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus mengubah seseorang menjadi berlebihan.

Ugahari bukan sekadar hidup sederhana dalam penampilan, tetapi juga mencerminkan kedewasaan dalam bersikap. Orang yang ugahari tahu kapan berbicara dan kapan mendengar, tahu kapan memimpin dan kapan memberi ruang kepada orang lain, serta tahu bahwa jabatan adalah amanah, bukan alat untuk memamerkan diri. Dalam diri Yakob Kareth, nilai itu terlihat dari cara ia membawa diri dengan tenang, tidak berlebihan, dan tetap membumi meski memegang tanggung jawab besar.

Sebagai pejabat daerah, ia memahami bahwa kedudukan bukan alasan untuk hidup jauh dari rakyat. Karena itu, ia dikenal mampu berinteraksi dengan berbagai kalangan tanpa sekat yang kaku. Ia dapat berbincang dengan tokoh masyarakat, pegawai, maupun warga biasa dengan sikap yang sama: sopan, terbuka, dan menghargai. Inilah cermin dari pribadi yang tahu batas—mengerti bahwa kehormatan sejati tidak lahir dari kemewahan, tetapi dari sikap hormat kepada sesama.

Di era ketika banyak orang mudah terjebak pada pencitraan dan kemegahan simbol jabatan, Yakob Kareth justru menunjukkan bahwa kesederhanaan memiliki kekuatan tersendiri. Ia tidak perlu menonjolkan diri agar dihargai. Wibawa lahir dari integritas, bukan dari kemewahan. Kepercayaan tumbuh dari kerja nyata, bukan dari penampilan yang dibuat-buat. Sikap seperti ini membuat kehadirannya terasa dekat sekaligus dihormati.

Karakter ugahari juga berarti mampu mengendalikan diri. Seorang birokrat yang tahu batas tidak mudah terbawa emosi, tidak gegabah dalam mengambil keputusan, dan tidak menggunakan kewenangan secara semena-mena. Dalam menjalankan tugas pemerintahan, sikap tenang dan terukur sangat penting agar setiap kebijakan lahir dari pertimbangan matang. Nilai inilah yang menjadi kekuatan seorang pemimpin yang dewasa.

Bagi banyak orang, kesuksesan sering diukur dari seberapa tinggi jabatan atau seberapa besar fasilitas yang dimiliki. Namun bagi pribadi yang ugahari, keberhasilan justru diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain. Yakob Kareth memperlihatkan bahwa seorang birokrat dapat menjadi pemimpin yang efektif tanpa kehilangan kesederhanaan diri. Ia menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi seseorang, semakin penting baginya menjaga kerendahan hati dan pengendalian diri.

Di Provinsi Papua Barat Daya yang terus bertumbuh, kehadiran figur birokrat seperti ini memberi pesan kuat bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan kecerdasan administrasi, tetapi juga keteladanan moral. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tahu batas dalam menggunakan kekuasaan, tahu batas dalam menikmati fasilitas, dan tahu batas dalam menempatkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan umum.

Pada akhirnya, jabatan hanyalah sementara. Masa tugas akan berakhir, tetapi karakter akan terus dikenang. Sikap ugahari yang melekat dalam diri Yakob Kareth menjadi warisan berharga: bahwa kesederhanaan tidak pernah mengurangi kehormatan, justru meninggikan martabat seseorang. Dari sosok seperti inilah kita belajar bahwa pemimpin besar bukanlah yang hidup paling mewah, melainkan yang mampu menjaga diri tetap sederhana di tengah kekuasaan.

Penulis: Agust Jehurung, S.Fil, Gr

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Yosep Soni Bongkar Konsep Pembangunan Bupati Manggarai di Wilayah Satarmese Barat

    Camat Yosep Soni Bongkar Konsep Pembangunan Bupati Manggarai di Wilayah Satarmese Barat

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.722
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Camat Satarmese Barat, Yosep Soni, menghadiri perayaan hardiknas sebagai momentum yang sangat istimewah untuk membawa pesan terkait konsep pembangunan yang telah disampaikan Bupati Manggarai, Heribertus Nabit mengenai kebijakan strategis yang akan membawa kamajuan di wilayah Satarmese Barat. Hal itu disampaikannya saat pidato di lapangan gelora Wongka, Sabtu, (02/05/2026). “Konsep pembangunan yang disampaikan Bapak […]

  • KKG Satu Hati Gelar Turnamen Mini Soccer di Satarmese Barat

    KKG Satu Hati Gelar Turnamen Mini Soccer di Satarmese Barat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Selain pengembangan kemampuan kognitif di dalam kelas, KKG Satu Hati se-kecamatan Satarmese Barat menggelar turnamen mini soccer sebagai bagian dari proses pertumbuhan fisik dan karakter siswa. Turnamen mini soccer tersebut dilaksanakan pada 11 April – Minggu 19 April 2026 di lapangan Bola Sepak Wela Ngancar SDI Lenggos. Turamen mini soccer itu diketuai Kepala […]

  • Juara FLS3N Manggarai, Dua Sekolah Ini Melaju ke Tingkat Propinsi NTT

    Juara FLS3N Manggarai, Dua Sekolah Ini Melaju ke Tingkat Propinsi NTT

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Juara FLS3N tingkat kabupaten Manggarai, SMKN 1 Wae Ri’i dan SMKN 1 Satarmese siap melaju ke tingkat Propinsi NTT. Pasalnya, kedua sekolah tersebut berhasil menjuarai berbagai jenis lomba bertajuk Merdeka Berkreasi, Talenta Seni Menginspirasi digelar di SMKN 1 Wae Ri’i, Rabu, (29/04/2026). Kepala dinas cabang wilayah enam yang diwakili Kasubag Handrianus Gampung, M.Sc menyampaikan, kegiatan […]

  • Film dalam Bingkai Budaya Ketika Tradisi Hanya Jadi Hiasan, dan Perlunya Imersi sebagai Jalan Keluar

    Film dalam Bingkai Budaya: Ketika Tradisi Hanya Jadi Hiasan, dan Perlunya Imersi sebagai Jalan Keluar

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 19Komentar

    Setiap kali film Indonesia menampilkan tarian adat, upacara kematian yang megah, atau pakaian tradisional dengan warna-warna mencolok, kita sering bertepuk tangan. Kita merasa bangga. Kita berkata, “Wah, film ini mengangkat budaya!” Namun, setelah film usai, pertanyaan yang jarang kita ajukan adalah: Apakah budaya itu benar-benar menjadi jiwa cerita, atau hanya sekadar latar eksotis yang mempercantik […]

  • “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

    “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.671
    • 0Komentar

    Detikbernas.com, Ruteng – Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng (UNIKA St. Paulus Ruteng) mengukir sejarah akademik dengan pengukuhan dua tokoh intelektual hebat, Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si sebagai guru besar dalam bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme, dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd, di bidang Pendidikan Matematika ke-SD-an. Upacara pengukuhan tersebut dilakukan oleh Kepala […]

  • Mampau - Ulu Maor Satar Mese Barat(Merawat Asa yang sempat pudar: Kisah hidup saya dari lokasi proyek ke ruang kelas)

    Mampau – Ulu Maor Satar Mese Barat: Merawat Asa yang Sempat Pudar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 2Komentar

    Bagi saya, hidup ini adalah sebuah perjalanan panjang. Ada perjalanan panjang mengejar kebenaran, ada juga yang mengejar kebahagiaan, dan ada pula yang mencari kedamaian. Selain itu, perjalanan panjang juga karena ketersestan di mana seseorang sudah kehilangan arah hidup, karena kekecewaan, dan karena keputusasaan. Dan, perjalanan karena kehilangan harapan inilah yang saya angkat dalam kisah ini. […]

expand_less