Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 113
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus mengubah seseorang menjadi berlebihan.

Ugahari bukan sekadar hidup sederhana dalam penampilan, tetapi juga mencerminkan kedewasaan dalam bersikap. Orang yang ugahari tahu kapan berbicara dan kapan mendengar, tahu kapan memimpin dan kapan memberi ruang kepada orang lain, serta tahu bahwa jabatan adalah amanah, bukan alat untuk memamerkan diri. Dalam diri Yakob Kareth, nilai itu terlihat dari cara ia membawa diri dengan tenang, tidak berlebihan, dan tetap membumi meski memegang tanggung jawab besar.

Sebagai pejabat daerah, ia memahami bahwa kedudukan bukan alasan untuk hidup jauh dari rakyat. Karena itu, ia dikenal mampu berinteraksi dengan berbagai kalangan tanpa sekat yang kaku. Ia dapat berbincang dengan tokoh masyarakat, pegawai, maupun warga biasa dengan sikap yang sama: sopan, terbuka, dan menghargai. Inilah cermin dari pribadi yang tahu batas—mengerti bahwa kehormatan sejati tidak lahir dari kemewahan, tetapi dari sikap hormat kepada sesama.

Di era ketika banyak orang mudah terjebak pada pencitraan dan kemegahan simbol jabatan, Yakob Kareth justru menunjukkan bahwa kesederhanaan memiliki kekuatan tersendiri. Ia tidak perlu menonjolkan diri agar dihargai. Wibawa lahir dari integritas, bukan dari kemewahan. Kepercayaan tumbuh dari kerja nyata, bukan dari penampilan yang dibuat-buat. Sikap seperti ini membuat kehadirannya terasa dekat sekaligus dihormati.

Karakter ugahari juga berarti mampu mengendalikan diri. Seorang birokrat yang tahu batas tidak mudah terbawa emosi, tidak gegabah dalam mengambil keputusan, dan tidak menggunakan kewenangan secara semena-mena. Dalam menjalankan tugas pemerintahan, sikap tenang dan terukur sangat penting agar setiap kebijakan lahir dari pertimbangan matang. Nilai inilah yang menjadi kekuatan seorang pemimpin yang dewasa.

Bagi banyak orang, kesuksesan sering diukur dari seberapa tinggi jabatan atau seberapa besar fasilitas yang dimiliki. Namun bagi pribadi yang ugahari, keberhasilan justru diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain. Yakob Kareth memperlihatkan bahwa seorang birokrat dapat menjadi pemimpin yang efektif tanpa kehilangan kesederhanaan diri. Ia menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi seseorang, semakin penting baginya menjaga kerendahan hati dan pengendalian diri.

Di Provinsi Papua Barat Daya yang terus bertumbuh, kehadiran figur birokrat seperti ini memberi pesan kuat bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan kecerdasan administrasi, tetapi juga keteladanan moral. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tahu batas dalam menggunakan kekuasaan, tahu batas dalam menikmati fasilitas, dan tahu batas dalam menempatkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan umum.

Pada akhirnya, jabatan hanyalah sementara. Masa tugas akan berakhir, tetapi karakter akan terus dikenang. Sikap ugahari yang melekat dalam diri Yakob Kareth menjadi warisan berharga: bahwa kesederhanaan tidak pernah mengurangi kehormatan, justru meninggikan martabat seseorang. Dari sosok seperti inilah kita belajar bahwa pemimpin besar bukanlah yang hidup paling mewah, melainkan yang mampu menjaga diri tetap sederhana di tengah kekuasaan.

Penulis: Agust Jehurung, S.Fil, Gr

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kokohnya Semangat Dalam Membangun Pendidikan

    Kokohnya Semangat Dalam Membangun Pendidikan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 2Komentar

    Pendidikan penting bagi setiap pelajar di Indonesia, memiliki tekat kuat dan besar dalam membangun pendidikan. Melakukan sesuatu dengan rencana, jika benar rencana tersebut pun akan berjalan dengan baik. Setiap pelajar mungkin bosan dengan adanya tugas yang selalu menumpuk, tapi ini bagian dari proses untuk masa depan yang baik, tidak pernah bosan dengan yang namanya pendidikan. […]

  • Manusia Lebih Mencintai Eco Chamber Daripada Fakta Yang Masuk Akal

    Manusia Lebih Mencintai Eco Chamber Daripada Fakta Yang Masuk Akal

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Manusia adalah makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan dengan posisi yang paling tinggi di muka bumi. Baik dari segi akal budi, etika dan prilaku serta tutur kata ia menempati posisi tertinggi dari semua makhluk hidup. Sebagai yang tertinggi tentunya manusia tidak diragukan lagi dalam menyikapi sebuah perkembangan. Perkembangan yang dimaksud diantaranya; teknologi informasi dan komunikasi, […]

  • 6 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    6 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.279
    • 4Komentar

    1. Budaya Kasih Raungan serakah di setiap acaraasap angkuh mengepul,arak diteguk hingga mabuk kepayang,kata-kata beradu tajam,tawuran menyapu….wajah tergeletak, berserakanseolah tiada bernilai…. Teguk arak jadi tradisi,komplotan jago berkeliarantiada kata saudara pun keluargaasal pedang amarah mengenai sasar Budaya benci mengakar,pesta jadi ajang pertarungan,mental dan minsed tak maju-maju,hidup pun seperti ilalang Dimanakah gendang nurani ditabuh,adakah kesadaran nalar meraja,kenapa […]

  • Kita Lulus Sekolah, Tapi Gagal Lulus Jadi Manusia

    Kita Lulus Sekolah, Tapi Gagal Lulus Jadi Manusia

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kelulusan adalah moment yang dinantikan seseorang pada fase titik terakhir. Dulu waktu upacara, kita semua bangga, senang, dan bahagia. Toga dipakai, ijazah dipegang, orang tuan tepuk tangan meriah. Katanya kita sudah “lulus”. Tapi coba kita amati bersama di sekeliling kita sekarang, beberapa banyak sarjana yang tidak mau antre? Berapa banyak anak mendapat nilai tinggi dengan […]

  • Yakub Kareth Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    Yakub Kareth: Sosok Rendah Hati di Balik Jabatan Sekda Papua Barat Daya

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 3Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi yang sering dipandang penuh formalitas dan jarak antara pemimpin dengan masyarakat, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya menghadirkan warna yang berbeda. Ia dikenal bukan semata karena jabatan tinggi yang disandangnya, melainkan karena sikap rendah hati yang melekat kuat dalam dirinya. Kerendahan hati itu menjadi ciri khas […]

  • 12 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    12 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    Sayap pengetahuan melebarterbentang dari ujung ke ujung,menghajar dungumembongkar bodohmembrantas nakalmenyembuh luka Jiwa ilmu merasukimemanusiakan manusiamenerbitkan juta bukuberbagi inspirasi Dunia terus berubahpengetahuan ikut lebarkan sayapinsan perlu beradaptasihidup bermegah Pengetahuan menopang pikiranmewujud pada tingkah dan rasajadi kebiasaanmembentuk karakter hidupinsan kian bersinar Maju terus pantang mundurmemacu majujangan menolehhidup ini perjalananmenuju istana cinta Alam bawah sadar diafirmasiBerpikir majuhati mau […]

expand_less