Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 200
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus mengubah seseorang menjadi berlebihan.

Ugahari bukan sekadar hidup sederhana dalam penampilan, tetapi juga mencerminkan kedewasaan dalam bersikap. Orang yang ugahari tahu kapan berbicara dan kapan mendengar, tahu kapan memimpin dan kapan memberi ruang kepada orang lain, serta tahu bahwa jabatan adalah amanah, bukan alat untuk memamerkan diri. Dalam diri Yakob Kareth, nilai itu terlihat dari cara ia membawa diri dengan tenang, tidak berlebihan, dan tetap membumi meski memegang tanggung jawab besar.

Sebagai pejabat daerah, ia memahami bahwa kedudukan bukan alasan untuk hidup jauh dari rakyat. Karena itu, ia dikenal mampu berinteraksi dengan berbagai kalangan tanpa sekat yang kaku. Ia dapat berbincang dengan tokoh masyarakat, pegawai, maupun warga biasa dengan sikap yang sama: sopan, terbuka, dan menghargai. Inilah cermin dari pribadi yang tahu batas—mengerti bahwa kehormatan sejati tidak lahir dari kemewahan, tetapi dari sikap hormat kepada sesama.

Di era ketika banyak orang mudah terjebak pada pencitraan dan kemegahan simbol jabatan, Yakob Kareth justru menunjukkan bahwa kesederhanaan memiliki kekuatan tersendiri. Ia tidak perlu menonjolkan diri agar dihargai. Wibawa lahir dari integritas, bukan dari kemewahan. Kepercayaan tumbuh dari kerja nyata, bukan dari penampilan yang dibuat-buat. Sikap seperti ini membuat kehadirannya terasa dekat sekaligus dihormati.

Karakter ugahari juga berarti mampu mengendalikan diri. Seorang birokrat yang tahu batas tidak mudah terbawa emosi, tidak gegabah dalam mengambil keputusan, dan tidak menggunakan kewenangan secara semena-mena. Dalam menjalankan tugas pemerintahan, sikap tenang dan terukur sangat penting agar setiap kebijakan lahir dari pertimbangan matang. Nilai inilah yang menjadi kekuatan seorang pemimpin yang dewasa.

Bagi banyak orang, kesuksesan sering diukur dari seberapa tinggi jabatan atau seberapa besar fasilitas yang dimiliki. Namun bagi pribadi yang ugahari, keberhasilan justru diukur dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain. Yakob Kareth memperlihatkan bahwa seorang birokrat dapat menjadi pemimpin yang efektif tanpa kehilangan kesederhanaan diri. Ia menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi seseorang, semakin penting baginya menjaga kerendahan hati dan pengendalian diri.

Di Provinsi Papua Barat Daya yang terus bertumbuh, kehadiran figur birokrat seperti ini memberi pesan kuat bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan kecerdasan administrasi, tetapi juga keteladanan moral. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tahu batas dalam menggunakan kekuasaan, tahu batas dalam menikmati fasilitas, dan tahu batas dalam menempatkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan umum.

Pada akhirnya, jabatan hanyalah sementara. Masa tugas akan berakhir, tetapi karakter akan terus dikenang. Sikap ugahari yang melekat dalam diri Yakob Kareth menjadi warisan berharga: bahwa kesederhanaan tidak pernah mengurangi kehormatan, justru meninggikan martabat seseorang. Dari sosok seperti inilah kita belajar bahwa pemimpin besar bukanlah yang hidup paling mewah, melainkan yang mampu menjaga diri tetap sederhana di tengah kekuasaan.

Penulis: Agust Jehurung, S.Fil, Gr

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suara Redaksi

    Detikbernas Tampil Bernas, Solutif dan Terpercaya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

      DETIKBERNAS.COM merupakan media online yang hadir karena adanya kerinduan bergelora dari salah seorang anak kampung ujung Nusantara. Kehadiran media ini bermaksud untuk menyejukkan dahaga masyarakat yang haus mengenai keadilan, kebenaran, kebahagiaan, kesejahteraan berpikir, hati dan kehendak bebas. Media ini tidak berfokus pada bagaimana melihat persoalah dari kacamata persoalan itu sendiri, tetapi bagaimana persoalan dikunyah […]

  • 12 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    12 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    Sayap pengetahuan melebarterbentang dari ujung ke ujung,menghajar dungumembongkar bodohmembrantas nakalmenyembuh luka Jiwa ilmu merasukimemanusiakan manusiamenerbitkan juta bukuberbagi inspirasi Dunia terus berubahpengetahuan ikut lebarkan sayapinsan perlu beradaptasihidup bermegah Pengetahuan menopang pikiranmewujud pada tingkah dan rasajadi kebiasaanmembentuk karakter hidupinsan kian bersinar Maju terus pantang mundurmemacu majujangan menolehhidup ini perjalananmenuju istana cinta Alam bawah sadar diafirmasiBerpikir majuhati mau […]

  • Gereja Paroki Todo Gelar Prosesi Patung Bunda Maria dari Niang Menuju Gereja

    Gereja Paroki Todo Gelar Prosesi Patung Bunda Maria dari Niang Menuju Gereja

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 859
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Perarakan patung Bunda Maria menjadi tradisi umat Katolik pada umumnya. Umat paroki Todo menggelar prosesi patung Bunda Maria itu secara berbeda mulai dari Niang (rumah kerucut) menuju gereja paroki, Jumat, (01/05/2026). Kampung adat yang menyimpan jejak leluhur itu dijadikan titik awal prosesi tersebut. Seluruh umat paroki melangkah bersama sebagai simbol peziarahan spiritual yang […]

  • Metodologi Penelitian Pendidikan; Membongkar Realitas Tersembunyi di Tengah Budaya Instan

    Metodologi Penelitian Pendidikan; Membongkar Realitas Tersembunyi di Tengah Budaya Instan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.965
    • 34Komentar

    Mencintai masa depan generasi Z tidak dengan kata indah semata, tetapi mengupas persoalan-persoalan bahkan yang luput dari pisau bedah peneliti. Dalam dunia pendidikan, menjadi guru adalah menjadi peneliti realitas secara menyeluruh. Aktivitas penelitian menjadi pilihan hidup sekaligus kewajiban setiap pendidik. Mengapa? Di era modern ini, dunia sudah dan sedang terjebak dalam budaya instan. Persaingan teknologi […]

  • Robertus tambi Nomor urut 01: Saatnya Kaum Muda Bangkit dan Membawa Harapan Baru bagi Desa Wisata Todo

    Robertus Tambi Nomor urut 01: Saatnya Kaum Muda Bangkit dan Membawa Harapan Baru bagi Desa Wisata Todo

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 101Komentar

    Detikbernas.com – Pemilihan kepala desa Todo sudah memasuki babak baru. Setelah melalui tahapan verifikasi dan penelitian berkas, penetapan bakal calon tetap kepala desa Todo dapat dilaksanakan pada 2 Juli 2026 di aula Paroki Todo. Kegiatan tersebut diikuti oleh 4 bakal calon kepala desa dan masing-masing dihadiri 20 orang perwakilan termasuk simpatisan di dalam ruangan aula. […]

  • Merajut Asa, Menggapai Impian

    Merajut Asa, Menggapai Impian

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Langkah kecilnya tertatih, menyusuri setapak di pinggir hutan. Sepatu robek dengan kaus kaki lusuh dan usang. Wajahnya tetap ceria dengan sesunging senyum mengiring langkah. Bercengkerama dan bercanda ria bersama sahabat-sahabatnya, menyusuri setapak di tengah hutan dalam suasana ceria dan gembira. Bukan jalan aspal mulus berkendara sepeda motor apalagi mobil mewah. Itulah keseharian Agnes, seorang gadis […]

expand_less