Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Juara FLS3N Manggarai, Dua Sekolah Ini Melaju ke Tingkat Propinsi NTT

Juara FLS3N Manggarai, Dua Sekolah Ini Melaju ke Tingkat Propinsi NTT

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 938
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Juara FLS3N tingkat kabupaten Manggarai, SMKN 1 Wae Ri’i dan SMKN 1 Satarmese siap melaju ke tingkat Propinsi NTT. Pasalnya, kedua sekolah tersebut berhasil menjuarai berbagai jenis lomba bertajuk Merdeka Berkreasi, Talenta Seni Menginspirasi digelar di SMKN 1 Wae Ri’i, Rabu, (29/04/2026).

Kepala dinas cabang wilayah enam yang diwakili Kasubag Handrianus Gampung, M.Sc menyampaikan, kegiatan FLS3N menjadi ruang ekspresi diri (potensi, bakat dan kemampuan) dan kreativitas para peserta di bidang karya seni dan budaya untuk membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri serta mempererat persaudaraan.

“Kegiatan FLS3N menjadi wadah kegiatan untuk mengekspresikan minat, bakat dan kreativitas peserta di bidang seni dan budaya, tidak hanya mencari juara tetapi juga membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri dan mempererat persaudaraan antara sesama siswa”, kata Handrianus.

Selain itu, kegiatan tersebut bermaksud untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa khususnya budaya lokal yang ada di kabupaten Manggarai. Oleh karenanya, Kasubag itu mengharapkan para dewan juri dan seluruh peserta lomba memberikan yang terbaik dengan sportivitas tinggi, profesionalitas, objektivitas, kejujuran dan kebersamaan.

“Saya berharap seluruh peserta menampilkan karya terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran dan kebersamaan, dan kepada para dewan juri kami berharap agar menjalankan tugas secara profesonal, objektif, dan adil”, ujarnya.

Kasubag itu menambahkan kegiatan perlombaan FLS3N dijadikan pengalaman berharga untuk semakin mengasah dan mengembangkan segala potensi diri sebagai bentuk ungkapan syukur dan tanggung jawab atas talenta-talenta yang diberikan Tuhan.

“Untuk para peserta, tampilkan kemampuan kalian, jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang, ingatlah bahwa kemenangan bukan tujuan tetapi proses belajar dan keberanian untuk tampil di ruang publik”, tambanya.

Hal senada disampaikan ketua panitia penyelenggara, Lazarus Mbar, S.Pd terkait proses pelaksanaan kegiatan FLS3N yang berlansung tersebut, bahwa lomba tingkat kabupaten Manggarai itu bermaksud untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat di bidang seni, meningkatkan jiwa kreativitas serta membangun karakter siswa SMK yang berbudaya dan kompetitif.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat di bidang seni, meningkatkan jiwa kreativitas serta membangun karakter siswa SMK yang berbudaya dan kompetitif, mengenai mata lomba jurnalistik, cerpen, monolog, baca puisi, gitar solo dan vokal solo”, kata Saros dalam sambutannya.

Guru SMKN 1 Wae Ri’i itu menegaskan setiap peserta lomba memerlihatkan kualitas diri secara jujur dan sportifitas, bukan pertama-tama soal menang atau kalah melainkan perayaan kreatvitas dan persaudaraan antar peserta.

“Tampilkan kemampuan terbaik kalian dengan jujur dan sportif, ingat kompetisi ini bukan tentang menang atau kalah melainkan bagaimana para peserta merayakan kreativitas dan mempererat persaudaraan antar sekolah”, ungkapnya.

Kepala SMKN 1 Wae Ri’i, Gregoriana Eka, S.Pd, Gr mengingatkan para peserta lomba untuk berani tampil secara komprehensif dengan segala kelebihan atau kekuatan dan mengedepankan nilai-nilai positif yang dapat memberikan inspirasi, pengalaman bermakna dan hiburan bagi para tamu undangan.

“Anak-anak, ini panggung kalian, tampil saja, berani tampil itu sudah menang, kalah dan menang urusan kedua. Persaudaraan menjadi nomor satu. Untuk Bapak Ibu dewan juri, kami titip anak-anak kami, nilai dengan adil dan sportif. Mari sukseskan FLS3N tingkat kabupaten Manggarai ini dengan semangat dan sukacita”, ujar Gregoriana.

Tata Tertib Lomba

Tata tertif lomba FLS3N tingkat SMK kabupaten Manggarai tahun 2026 yakni

  1. Peserta merupakan siswa yang telah terdaftar secara resmi sebagai peserta lomba.
  2. Peserta wajib hadir 30 menit sebelum lomba dimulai dan melakukan registrasi ulang kepada panitia penyelenggara.
  3. Peserta yang tidak hadir saat dipanggil sebanyak 3 kali dianggap gugur.
  4. Peserta memakai kostum yang telah ditentukan.
  5. Saat perlombaan berlansung, para undangan, penonton dan peserta lainnya diharapkan untuk diam dan berjalan keluar masuk ruang perlombaan berlansung.
  6. Saat perlombaan berlansung, para undangan, penonton dan peserta lainnya hanya diberikan kesempatan memberi aplous di saat peserta maju ke panggung dan setelah menyelesaikan perlombannya dan tidak diperkenankan memberikan aplous saat peserta sedang berkreasi di atas panggung.
  7. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Kegiatan FLS3N yang berlansung sehari itu berjalan dengan baik, aman, lancar dan penuh persaudaraan. Dari sejumlah jenis perlombaan yang mewakili kabupaten Mangarai untuk tampil di tingkat propinsi NTT, mata lomba jurnalistik, vocal solo putra dan putri, serta gitar solo diwakili oleh SMKN 1 Wae Ri’i, sedangkan puisi, cerpen, monolog oleh SMKN 1 Satarmese.

Pimpinan SMKN 1 Satarmese, Fransiskus Jehoda, S.Pd menyampaikan lomba FLS3N menjadi penting bagi setiap satuan pendidikan untuk membuka ruang dan kesempatan kepada para peserta didik dalam proses pengembangan diri.

“Banyak anak yang berbakat di sekolah-sekolah kita, yang jadi masalahnya adalah ruang dan kesempatan untuk tampil. Pendidikan adalah tempat yang paling efektif untuk bertumbuh dan terasahnya potensi, bakat dan kemampuan, maka lomba ini kita maknai dari dua perspektif yakni evaluasi sebagai buah apa yang telah dipelajari di kelas dan ruang pembelajaran untuk mengasah, memperbaiki serta meningkatkan kapasitas diri”, ujar Fransiskus.

Hemat pimpinan SMKN 1 Satarmese itu, lomba merupakan panggung promosi sekolah dan promosi diri yang memotivasi para guru dan peserta didik semakin beradaptasi dan berjuang untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

Penulis: Nasarius Fidin

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Ekonomi Pertanian Manggarai di Tengah Gempuran Budaya Intan: Judi Online atau Proses Cerdas?

    Transformasi Ekonomi Pertanian Manggarai di Tengah Gempuran Budaya Intan: Judi Online atau Proses Cerdas?

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 1Komentar

    Budaya instan bagaikan harimau meraung-raung di saat fajar pagi menyinsing. Raungannya merupakan taringan tajam menembus sulur niat para petani sehingga mindset dan mentalitas instan menguasai nurani. Faktor penyebab terjadinya hal itu karena masyarakat Manggarai belum mampu beradaptasi secara komprehensif terkait kemajuan tehnologi. Kebanyakan orang terjebak pada persaingan tehnologi. Mereka belum siap untuk hidup sesuai kemajuan […]

  • 7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin .

    7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 783
    • 2Komentar

    Apa adanya dilabel tak ada apanyatampil lusuh dinilai biadapperangai adap dirasa tak beradapcerdik menilaiminim bermenung Sibuk mengurus jejak sesamalupa realita sendirinyaring mengeritikmelempem di dalam diri Mental abu tangguh bernafsurubuh di ruang tunggumerana dikala terdamparterluka bila tak disuap Ada apa dunia inihidup setulus merpatitak usah harimau berbulu dombananti kau jadi bahan adudomba Kepak sayap afirmatif di […]

  • Saat Upacara Bendera di SMKN 1 Satarmese, Pimpinan Serukan Point Penting Ini kepada Guru dan Siswa

    Saat Upacara Bendera di SMKN 1 Satarmese, Pimpinan Serukan Point Penting Ini kepada Guru dan Siswa

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 19Komentar

    Detikbernas.com – Saat upacara Bendera Merah Putih, pimpinan SMKN 1 Satarmese, Fransiskus Jehoda, S.Pd menyampaikan point-point penting terkait perjuangan untuk mencapai kesuksesan. Bahwa kesuksesan itu dimulai dari kesadaran dan perwujudan nilai kedisiplinan, Senin, (11/05/2026). “Siswa/i yang berdisiplin berarti mereka yang patuh terhadap aturan yang ada di lingkungan sekolah, seperti mengikuti upacara bendera merah putih setiap […]

  • Kita Lulus Sekolah, Tapi Gagal Lulus Jadi Manusia

    Kita Lulus Sekolah, Tapi Gagal Lulus Jadi Manusia

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kelulusan adalah moment yang dinantikan seseorang pada fase titik terakhir. Dulu waktu upacara, kita semua bangga, senang, dan bahagia. Toga dipakai, ijazah dipegang, orang tuan tepuk tangan meriah. Katanya kita sudah “lulus”. Tapi coba kita amati bersama di sekeliling kita sekarang, beberapa banyak sarjana yang tidak mau antre? Berapa banyak anak mendapat nilai tinggi dengan […]

  • Menimba Oase Dari Drs Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    Menimba Oase Dari Drs. Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Meniti karier, khususnya di dunia birokrasi, bukanlah perjalanan singkat yang dapat diraih dalam semalam. Karier yang baik dibangun melalui proses panjang, kerja keras, ketekunan, dan komitmen yang terus dijaga dari waktu ke waktu. Banyak orang melihat jabatan tinggi sebagai puncak keberhasilan, tetapi sering kali lupa bahwa di balik jabatan itu ada perjalanan penuh tantangan, pengorbanan, […]

  • Membangun Rumah Pembelajar

    Membangun Rumah Pembelajar

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Dunia kerja masa depan tidak lagi memberikan penghargaan hanya pada “apa yang Anda ketahui” (pengetahuan tekstual), melainkan pada “apa yang bisa Anda lakukan dengan pengetahuan tersebut”. Jika rumah hanya menjadi tempat anak beristirahat dari hafalan sekolah, kita sebenarnya sedang menciptakan generasi yang memiliki ijazah tapi kehilangan kompas kehidupan. Membicarakan rumah sebagai pusat belajar adalah upaya […]

expand_less