Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Gempa 7,7 Picu Longsor, Saluran Irigasi Wae Cecu Tertimbun, Petani Ulu Belang dan Papang Khawatir Gagal Panen

Gempa 7,7 Picu Longsor, Saluran Irigasi Wae Cecu Tertimbun, Petani Ulu Belang dan Papang Khawatir Gagal Panen

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


Manggarai, 24 Agustus 2026 – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 membawa dampak serius bagi warga Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai. Selain menyebabkan guncangan kuat, bencana tersebut juga memicu longsor yang menimbun saluran irigasi Wae Mantar sepanjang kurang lebih 40 meter.

Saluran irigasi yang menghubungkan kebutuhan air pertanian masyarakat Desa Ulu Belang dan Desa Papang tersebut kini tidak dapat berfungsi secara optimal. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bagi warga karena sebagian besar kehidupan ekonomi masyarakat kedua desa bergantung pada sektor pertanian, terutama persawahan.

Bagi para petani, keberadaan saluran irigasi Wae Cecu bukan sekadar fasilitas pendukung pertanian, tetapi merupakan sumber utama keberlangsungan hidup keluarga. Air dari saluran tersebut menjadi penentu keberhasilan pengelolaan sawah yang selama ini menjadi mata pencaharian utama masyarakat.

Jika tidak segera ditangani, warga khawatir aktivitas pertanian akan terganggu dan berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak-anak.

“Bagaimana kami bisa menghidupi keluarga dan membiayai anak-anak sekolah jika sawah tidak mendapatkan air? Kami sangat bergantung pada hasil persawahan untuk melanjutkan kehidupan,” ungkap salah seorang warga.

Menurut warga, persoalan yang terjadi bukan hanya tentang kerusakan infrastruktur irigasi, tetapi menyangkut keberlangsungan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang. Tanpa dukungan air yang memadai, lahan pertanian yang menjadi sumber pendapatan keluarga terancam tidak dapat dikelola sebagaimana mestinya.

Warga Desa Ulu Belang dan Desa Papang berharap pemerintah serta pihak terkait segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak dan mengambil langkah penanganan untuk membuka kembali saluran irigasi Wae Cecu yang tertimbun longsor.
Selain penanganan infrastruktur, masyarakat juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kelompok masyarakat, lembaga sosial, maupun para dermawan yang ingin membantu warga terdampak bencana.

Bagi warga kedua desa, waktu menjadi hal yang penting. Mereka tidak ingin persoalan tersebut berlangsung lama karena menyangkut masa depan pertanian dan kehidupan keluarga.
Harapan mereka sederhana: saluran irigasi dapat segera kembali berfungsi, sawah kembali mendapatkan air, dan masyarakat dapat melanjutkan kehidupan dengan tenang. (Hans)

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.311
    • 0Komentar

    Cinta sejati dimeteraikan sakramendisaksikan siapapun yang hadirdimatangkan beribu onak tancapjadi bahtera yang romantika Cincin emas hanyalah tanda semata,memahat selaksa belantara,mengikat diri dengan janji setia,satu untuk selamanyaitu yang utama Setiap petir menyambar pikat rasa,arus deras menenggelam bahtera,jangan takut jika dilanda,bangunkan Sang Penjalameredakan gelombang samudera Panas dingin tak usah dikekangpahit manis perlu dikenangtak usah meragu dikala mendungdayun […]

  • 15 Puisi Terbak Karya Nasarius Fidin

    15 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Hari hari ialah makna cinta,Jam, menit, detik pun cintapagi hingga pagi mengalir bulir cintasiang malam terbersit cinta Cinta tak kenal batas,cinta tak kenal lelah,cinta ialah awal hingga akhircinta ialah ekspresi hidupcinta ialah hidup Dalam gelap terkais jalan cintakau menemukan tapak cahaya cintasehingga mampu melawan gelapdan melewati malam Terang pun cintatak semua siang terbersit cintabisa saja […]

  • “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

    “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.795
    • 0Komentar

    Detikbernas.com, Ruteng – Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng (UNIKA St. Paulus Ruteng) mengukir sejarah akademik dengan pengukuhan dua tokoh intelektual hebat, Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si sebagai guru besar dalam bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme, dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd, di bidang Pendidikan Matematika ke-SD-an. Upacara pengukuhan tersebut dilakukan oleh Kepala […]

  • Yakb Kareth Sosok yang Selalu Belajar dalam Mengemban Amanah Birokrasi

    Yakub Kareth: Sosok yang Selalu Belajar dalam Mengemban Amanah Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 3Komentar

    Dalam dunia birokrasi yang terus berkembang, seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman masa lalu. Perubahan zaman, kemajuan teknologi, serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis menuntut setiap aparatur negara untuk terus belajar. Nilai inilah yang tampak kuat dalam diri Yakob Kareth, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya. Ia dikenal sebagai sosok birokrat yang selalu ingin […]

  • Menimba Oase Dari Drs Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    Menimba Oase Dari Drs. Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Meniti karier, khususnya di dunia birokrasi, bukanlah perjalanan singkat yang dapat diraih dalam semalam. Karier yang baik dibangun melalui proses panjang, kerja keras, ketekunan, dan komitmen yang terus dijaga dari waktu ke waktu. Banyak orang melihat jabatan tinggi sebagai puncak keberhasilan, tetapi sering kali lupa bahwa di balik jabatan itu ada perjalanan penuh tantangan, pengorbanan, […]

  • Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

    Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Perayaan Hardiknas se-kecamatan Satarmese Barat yang bertema menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, bertempat di lapangan Wongka, Sabtu, (02/05/2026). Kegiatan tersebut diawali dengan acara penjemputan Camat Satarmese Barat yang baru, Yosep Soni dan rombongan. Penjemputan itu dilakukan secara adat Manggarai di tempat sebelum menuju Lapangan Upacara bendera. Tradisi penjemputan secara adat […]

expand_less