Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Penerimaan Komuni Pertama di Paroki Todo: Antara Budaya Pesta dan Perayaan Ekaristi terlupakan

Penerimaan Komuni Pertama di Paroki Todo: Antara Budaya Pesta dan Perayaan Ekaristi terlupakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 314
  • comment 31 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Todo – Pastor paroki Ratu Para Rasul dan St. Hendrikus Todo, RD. Urbanus Jatang, Pr menyampaikan perihal perayaan Sakramen Maha Kudus lebih mementingkan pesta pora daripada yang paling esensial. Kemeriahan dekorasi pesta, menu resepsi yang lezat, dan kado-kado terindah menjadi prioritas kerinduan sementara esensi Perayaan Ekaristi dilupakan.

“Persoalan yang sering ditemukan adalah orang menomorsatukan pestanya dan mengabaikan misa. Berapa persen yang hadir misa? Sangat sedikit. Hadir pesta? Sangat banyak. Keluarga lebih fokus urus pesta dan mengabaikan hal yang paling penting yaitu merayakan Ekaristi di gereja”, ujar Romo Urbanus saat diwawancara detikbernas.com, Senin, (08/06/2026).

Menyelam Kedalaman Cinta yang Intim dengan Tuhan

Romo Urbanus menerangkan perayaan penerimaan komuni pertama melampui sekadar seremonial atau pesta pora. Perayaan tersebut dapat menyelam kedalaman cinta sangat intim dengan Kristus yang memberikan tubuh dan darahnya untuk dimakan. Kesatuan yang mesra dengan Tuhan Yesus Sang Juru selamat terungkap dalam sabda-Nya, “Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu , ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia (Yoh. 6:56).

“Merayakan Ekaristi dan menerima Tubuh dan Darah Tuhan membuat kita tak terpisahkan dari Dia, Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus. Nilai yang ditemukan yakni komunio/persekutuan baik dengan Tuhan Yesus Sang Juru Selamat maupun sesama. Saat kita menerima Tubuh dan Darah Tuhan, kita bersatu mesra dengan Dia dan sesama”, terangnya.

Sebelum menerima sakramen Ekaristi anak-anak calon sambut baru wajib menerima Sakramen Tobat. Maka Sambut Baru ini kiranya membawa mereka ke level hidup iman yang lebih tinggi (naik level). Mereka menerima dua sakramen dalam waktu yang hampir bersamaan. Mestinya mereka menjadi lebih beriman lagi. Menerima sakramen apapun memberi kita kekuatan untuk diutus dan memberi kesaksian hidup sebagai anak-anak Allah dan murid-murid Kristus.

Bagi orang beriman (Katolik) sakramen adalah sarana pengudusan dan keselamatan yang diadakan Tuhan dan dianugerahkan kepada manusia. Kita menerima Sakramen apapun dalam hidup menghantar kita kepada kekudusan dan keselamatan. Dalam hidup orang Katolik, kita mengenal ada 7 sakramen. Semua sakramen itu kiranya membuat hidup kita menjadi lebih Kudus dan semakin diselamatkan.

Oleh: Nasarius Fidin

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (31)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Cinta sejati dimeteraikan sakramendisaksikan siapapun yang hadirdimatangkan beribu onak tancapjadi bahtera yang romantika Cincin emas hanyalah tanda semata,memahat selaksa belantara,mengikat diri dengan janji setia,satu untuk selamanyaitu yang utama Setiap petir menyambar pikat rasa,arus deras menenggelam bahtera,jangan takut jika dilanda,bangunkan Sang Penjalameredakan gelombang samudera Panas dingin tak usah dikekangpahit manis perlu dikenangtak usah meragu dikala mendungdayun […]

  • Tinjauan Kritis Hakekat Manusia dan Realitas Pendidikan di Indonesia

    Tinjauan Kritis Hakekat Manusia dan Realitas Pendidikan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.564
    • 2Komentar

    Di era modern, pendidikan menjadi pergumulan bersama yang wajib diprioritaskan. Pendidikan kontekstual memampukan manusia mengasah dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki. Manusia yang berpendidikan mampu merumuskan tujuan, proses dan arah pendidikan serta kehidupan yang diimpikan. Kesadaran ini mendorong pendidik berpikir bijak untuk mendidik peserta didik secara humanis dalam kaitannya dengan kurikulum yang ada. Tulisan ini […]

  • Pentas Seni SMKN 1 Satarmese Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    Pentas Seni SMKN 1 Satarmese: Labirin Jiwa dalam Ruang Ekspresi Diri

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 110Komentar

    Detikbernas.com – Pendidikan seringkali dimaknai sebagai arsitektur pembelajaran di ruang kelas yang kaku, deretan baris-baris buku mata pelajaran, ataupun tumpukan rumusan dan teori-teori. SMKN 1 Satarmese hadir sebagai sekolah kejuruan yang dapat memanusiakan manusia dan memberikan ruang bagi jiwa untuk mengekspresikan karya-karya seni di Aula Stasi Sta. Maria Setella Maris Wae Cepang, Selasa (09/06/2026) Guru […]

  • Mantan Guru Turun Gunung! Yosefus Durhaman Siap Sulap Todo Jadi Desa Maju

    Mantan Guru Turun Gunung! Yosefus Durhaman Siap Sulap Todo Jadi Desa Maju

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 20Komentar

    Detikbernas.com, Todo – Mantan Guru SD Impres Wejang Raci, Yosefus Durhaman turun gunung untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Todo periode 2026-2034. Dalam pergelaran pilkades tersebut, ia menegaskan dirinya siap bertarung dengan menjunjung tinggi rasionalitas dan hatinurani, Kamis, (28/05 2026). Yosefus Durhaman mengajak seluruh masyarakat Desa Todo untuk tetap bahu-membahu dalam berbagai urusan kehidupan […]

  • Yakub Kareth Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 2Komentar

    Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus […]

  • 7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin .

    7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 844
    • 2Komentar

    Apa adanya dilabel tak ada apanyatampil lusuh dinilai biadapperangai adap dirasa tak beradapcerdik menilaiminim bermenung Sibuk mengurus jejak sesamalupa realita sendirinyaring mengeritikmelempem di dalam diri Mental abu tangguh bernafsurubuh di ruang tunggumerana dikala terdamparterluka bila tak disuap Ada apa dunia inihidup setulus merpatitak usah harimau berbulu dombananti kau jadi bahan adudomba Kepak sayap afirmatif di […]

expand_less