Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 623
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Detikbernas.com – Perayaan Hardiknas se-kecamatan Satarmese Barat yang bertema menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, bertempat di lapangan Wongka, Sabtu, (02/05/2026). Kegiatan tersebut diawali dengan acara penjemputan Camat Satarmese Barat yang baru, Yosep Soni dan rombongan. Penjemputan itu dilakukan secara adat Manggarai di tempat sebelum menuju Lapangan Upacara bendera.

Tradisi penjemputan secara adat Manggarai memiliki makna simbolis yang menerangkan budaya penghormatan para tamu dengan kerendahan hati dan ketulusan. Penjemputan tersebut menandakan, bahwa para tamu undangan diterima sebagai bagian dari kebersamaan dan kasih-persaudaraan. Selain itu, acara tersebut dilakukan agar mereka dilindungi dan dibebaskan dari segala rintangan sehingga berada bersama dengan penuh persaudaraan, kekeluargaan dan sukacita.

Setelah itu, para rombongan lansung menuju lapangan upacara dan disambut dengan seni tari drum band SMAN 1 Satarmese. Paduan seni kreativitas, kerja kolaborasi, produktivitas, dan inovasi menciptakan suasana sukacita hardiknas yang berbeda.

Tatkala tiba di tempat yang telah disediakan, Camat dan rombongan diterima secara adat sebagai simbol penerimaan yang penuh makna. Tradisi penyambutan itu menerangkan orang Manggarai memiliki kedalaman nilai budaya yang sudah melekat seperti nafas kehidupan. Bahwa hidup berbudaya merupakan cara orang Manggarai berada.

Seusai penerimaan tersebut, perayaan Hardiknas dimulai. Selama perayaan, suasana hikmat, semangat kebangsaan, jiwa nasionalisme, dan cinta kebhinekaan serta kesetiaan Pancasila bergelora di setiap hati orang yang hadir.

Pemimpin upacara, guru SMKN 1 Satarmese, Lazarus Agun melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Dan Camat baru Satarmese Barat menjadi pembina upacara hardiknas tersebut.

Semua guru se-Satarmese Barat yang hadir tak terhitung jumlahnya. Mereka hadir dengan semangat keindonesiaan di hati mereka. Ini tentang cinta kebangsaan di setiap dada manusia Indonesia, khususnya Satarmese Barat. Aku Pancasila. Aku Indonesia. Aku Bhineka Tunggal Ika.

Perayaan hardiknas itu berjalan aman, lancar dan sukses. Setelah upacara bendera, semua yang hadir disuguhkan dengan sejumlah atraksi. Dan Merching band SMAN 1 Satarmese sebagai atraksi pamungkas yang membuat masyarakat yang hadir merasa kagum dengan penampilan para peserta didik tersebut.

Kegiatan hardiknas itu berlansung hingga sore hari. Cuaca sangat bersahabat. Situasi pun mendukung. Tiada sesuatu yang menghadang. Yang ada hanyalah irama cinta bergelora di setiap sanubari.

Diujung Rotan Ada Emas

Camat baru Satarmese Barat menyampaikan banyak hal tentang perjuangan guru dalam mendidik dan membina siswa/i menuju generasi emas. Dia menyampaikan di ujung rotan ada emas. Bahasa perumpamaan itu memiliki makna filosofis yang sangat mendalam tatkala direfleksikan.

Camat Sony mensharingkan pengalamannya tatkala berada di SD, SMP dan SMA. Bahwa didikan pada zamannya sangat berbeda dengan sekarang. Generasinya dididik dan dibina secara keras. Mereka ditegur dengan kayu atau rotan, diluruskan atau dibenarkan dengan pukulan atau cubitan. Dan itu menjadi cara yang baik untuk menyadarkan dan membuat mereka taat aturan. Rotan itu adalah cara binaan atau didikan yang baik untuk mengubah nasib, zaman itu.

Camat asal Wogel itu sangat bersyukur dan berterimakasih kepada para penjasa (guru) yang mendidik dan membina mereka dengan cara keras. Dengan didikan seperti itu, mereka dimanusiakan menjadi manusia cerdas, berkualitas dan sukses.

Didikan sekarang, kata Camat tidak seperti dahulu. Tatkala guru mendidik siswa dengan sentuhan fisik sedikit seperti mencubit atau memukul dan itu dilakukan secara terukur, mereka dikenai sanksi. Atau orang tua lansung bertindak tanpa melihat fakta dan intensi di balik didikan tersebut. Atau juga ketika ada hal seperti itu, maka lansung distatuskan di media sosial. Gurunya dipersalahkan bahkan dilaporkan ke polisi untuk diadili.
Dampaknya, pendidikan itu terjebak dalam inkonsistensi dan stagnan yang berdampak pada kualitas dan kecerdasan generasi muda yang jauh dari harapan bersama.

Pendidikan: Obor Masa Depan

Seorang anggota DPRD Manggarai, Gusti Nancung menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai obor yang menerangi masa depan yang cerah. Pendidikan tidak bertentangan dengan budaya. Dalam hal ini, perayaan hardiknas 2026 bernuansa adat Manggarai. Semuanya berpakaian adat.

Pendidikan dan budaya merupakan satu kesatuan ilmu yang dapat meningkatkan kualitas dan kecerdasan anak-anak bangsa. Pendidikan yang baik akan berdampak pada kehidupan berbudaya dan bernegara yang baik, benar dan indah. Hardiknas mengingatkan para guru untuk mendidik dengan memerdekakan anak-anak bangsa menuju generasi emas.

Anggota DPR asal Narang itu berterimakasih kepada para pendidik dan penjasa yang tak kenal lelah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Diharapkan, guru-guru maju terus, karena di tangan guru ada obor yang menerangi jalan anak-anak bangsa.

Penulis: Nasarius Fidin

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manusia Lebih Mencintai Eco Chamber Daripada Fakta Yang Masuk Akal

    Manusia Lebih Mencintai Eco Chamber Daripada Fakta Yang Masuk Akal

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Manusia adalah makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan dengan posisi yang paling tinggi di muka bumi. Baik dari segi akal budi, etika dan prilaku serta tutur kata ia menempati posisi tertinggi dari semua makhluk hidup. Sebagai yang tertinggi tentunya manusia tidak diragukan lagi dalam menyikapi sebuah perkembangan. Perkembangan yang dimaksud diantaranya; teknologi informasi dan komunikasi, […]

  • Petani mengalami gagal panen pisang di Satarmese Barat.

    Dampak Ekonomi Akibat Gagal Panen Pisang di Satarmese Barat

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Indonesia mencapai usia emas pada tahun 2045. Dalam menuju usia emas itu, transformasi ekonomi ditetapkan sebagai pilar utama dalam mewujudkannya. Sektor pertanian berkelanjutan memegang peran penting khususnya di wilayah – wilayah yang kaya akan potensi alam seperti Manggrai, Nusa Tenggara Timur. Transformasi ini tidak hanya bertujuan untuk mencapai kedaulatan pangan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan […]

  • Transformasi Ekonomi Pertanian Manggarai di Tengah Gempuran Budaya Intan: Judi Online atau Proses Cerdas?

    Transformasi Ekonomi Pertanian Manggarai di Tengah Gempuran Budaya Intan: Judi Online atau Proses Cerdas?

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Budaya instan bagaikan harimau meraung-raung di saat fajar pagi menyinsing. Raungannya merupakan taringan tajam menembus sulur niat para petani sehingga mindset dan mentalitas instan menguasai nurani. Faktor penyebab terjadinya hal itu karena masyarakat Manggarai belum mampu beradaptasi secara komprehensif terkait kemajuan tehnologi. Kebanyakan orang terjebak pada persaingan tehnologi. Mereka belum siap untuk hidup sesuai kemajuan […]

  • 13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    13 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    Cinta sejati dimeteraikan sakramendisaksikan siapapun yang hadirdimatangkan beribu onak tancapjadi bahtera yang romantika Cincin emas hanyalah tanda semata,memahat selaksa belantara,mengikat diri dengan janji setia,satu untuk selamanyaitu yang utama Setiap petir menyambar pikat rasa,arus deras menenggelam bahtera,jangan takut jika dilanda,bangunkan Sang Penjalameredakan gelombang samudera Panas dingin tak usah dikekangpahit manis perlu dikenangtak usah meragu dikala mendungdayun […]

  • Kisah Kelahiran dan Masa Kecil Yakob Kareth; Dari Kampung Sederhana Menuju Sekretaris Daerah

    Kisah Kelahiran dan Masa Kecil Yakob Kareth; Dari Kampung Sederhana Menuju Sekretaris Daerah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Drs. Yakob M.Kareth, M.Si., bukanlah sosok asing di arena pelayanan publik di wilayah pemerintahan provinsi Papua Barat Daya. Ia adalah role model (panutan)yang memadukan Integritas, dedikasi dan kompetensi akademik yang briliant dengan jabatan strategis dibirokrasi pemerintahan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya. Ia membawa aura profesionalisme berkat pencapaiannya di dunia akademik hingga menyandang […]

  • Strategi Petani Satarmese Barat Mendukung Kebutuhan Objek Wisata Waerebo

    Strategi Petani Satarmese Barat Mendukung Kebutuhan Objek Wisata Waerebo

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Menjadi petani modern merupakan itu yang dirindukan oleh setiap petani di tengah kemajuan dunia pariwisata. Petani dengan pelbagai kualitas sumber daya manusia-nya (SDM) dapat meningkatkan transformasi ekonomi pertanian berkelanjutan di Manggarai khususnya wilayah Satarmese Barat. Hal ini menjadi realitas ideal tatkala masyarakat memiliki ideologi yang sama. Namun secara faktual, para petani masih berkutat pada cara […]

expand_less