Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » 5 Puisi terbaik Karya Artemius Janu

5 Puisi terbaik Karya Artemius Janu

  • account_circle Nasarius Fidin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  1. Jeritan Anak Desa Di Tanah Kering

    Langit biru merona merah,
    Matahari membakar tanpa cela,
    Tanah retak memanggil hujan,
    Namun awan tak kunjung tiba dan berdatangan

    Tenggorokan kering, kerontang,
    Sumur tua tidak lagi terbayang
    Jauh berjalan kaki melangkah
    Mencari setetes air yang tak kunjung datang

    Dimana bening itu sekarang?
    Mengapa pergi tinggalkan sunyi?
    Jerigen plastik berbaris antre
    Menanti harapan di musim kemarau yang garing
    Menanti tergugah hati sang penguasa

    Ya Allah, turunkan kasih-mu
    Basahi bumi dan tanah kering ini dengan air bahari-mu
    Agar air kembali mengalir
    Membasuh dahaga, menyudahi tangis yang tanpa akhir.

    1. Kami Di Ujung Perbatasan

    Di sini, di bibir desa yang sunyi,
    Dinding papan saksi bisu mimpi-mimpi kita
    Buku lama lusu di makan usia-ku
    Sepatu tipis melangkah penuh percaya diri

    Tak ada jalan yang mulus
    Hanya debu kotor dan rindu yang menemani
    Guru hadir membawa pelita harapan
    Mengajar dengan tabah dan sabar, menanam janji di perbatasan

    Kami anak perbatasan
    Menatap masa depan dengan penuh keberanian
    Meski tertinggal di ujung desa
    Ilmu dan pengetahuan di genggam, harga diri abadi

    1. Tanpamu Aku Bukan Siapa-Siapa

    Entah sejak kapan aku mengenalmu
    Dan entah mengapa aku harus mengenalmu
    Yang jelas engkaulah yang akan selalu dikenang dalam hidupku
    Dan kau adalah guru

    Guru……
    Jasamu tak bisa di balas dengan uang
    Dan tak bisa di tukar dengan benda mahal
    Dari pagi sampai petang, engkau hanya mengurus kami
    Sehingga keluargamu tak kau awasi
    Memang terkadang dirimu sangat mengesalkan
    Akan tetapi itu akan menjadi hal yang mengesankan

    Oh guru……..
    Kalau bukn karena jasamu, tak akan jadi seperti ini
    Engkau tiiba untukku
    Untuk menunjukan semua ilmu
    Untuk mengajarkanku
    Apa yang tak kutehui

    Guruku……….
    Engkaulah pelitaku di kala saya di kelilingi kebodohan
    Juga ketidaktahuan
    Ketika aku menatap langit
    Tingginya takkan dapat kuraih berjinjit
    Tapi tatkala aku menatapnya bersamamu
    Tanpamu aku bukan siapa-siapa

    1. Kerinduan Mama

    Keringat bertaut membasahi tubuh
    Airnya jatuh menjadi tangisan di mataku
    Rasa ini membeku, rasa ini hampa
    Membantu mengingat masa yang lalu
    Saatku bersamamu
    Waktu kecilku
    Biarlah nafasku bercerita tentangmu
    Bersajak indah memanggil namamu
    Ibu….
    Aku merindukanmu
    Aku rindu,,aku rindu dipelukanmu
    Rindu masa itu
    Rindu saat ibu menggendongkku
    Berbisik doa merajut sanubariku
    Semoga ibu di sana tersenyum bahagia selalu
    Doa anakmu yang selalu menyertaimu

    1. Pemandangan Di kala Senja Pergi Ke Sekolah

    Saat aku berjalan pergi bersama sahabat
    Kupandang lingkungan sekitar
    Sungguh elok di pandang mata
    Langit senja yang kebiruan
    Dihiasi awan yang sangat indah
    Dihiasi kawanan ternak yang hendak keluar dari sarangnya

    Kucoba menerawang ke arah yang lebih jauh
    Kulihat tiga buah bukit
    Seolah hendak menelan bulat-bulat
    Sang raja siang
    Hingga hanya tersisa bagian tubuh benda langit itu
    Yang memancarkan sinar indahnya

    Tak berhenti mata ini memandang
    Banyak orang mudik menuju tempat peraduan
    Seakan tak peduli keindahan alam di pagi ini
    Seakan tak mengerti akan kebahagian besar
    Dari hal-hal kecil disekitar kita
    Yang kelak dan nanti akan hilang
    Tak berbekas
    Sebagaimana perjuangan hidup ini
    Yang nantinya akan sirna
    Tak berbekas pula

    Oleh: Artemius Janu

    • Penulis: Nasarius Fidin

    Komentar (0)

    Saat ini belum ada komentar

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • 10 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

      10 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

      • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
      • account_circle Nasarius Fidin
      • visibility 1.231
      • 0Komentar

      Karyamu tak kenal pensiunkeilahian tersembunyi di balik nuranitubuh kudus tak elok dipandang duniasedang Kau Maha dari setiap maha Langit tunduk di hadapanMubumi ramah di dalam kebesaraniklim menjinaksegalanya menyembahmunamun dunia tetap tegar hati Tingkah pongah mengotak atik sadarego menggiring rasio hingga benalukau kian memeluk dunia malah menjauhcinta setiaMu dasyat meski entah… Dunia gemar sesat sesaatrindu berdiam […]

    • Yakub Kareth Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

      Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

      • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
      • account_circle admin
      • visibility 50
      • 0Komentar

      Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus […]

    • Juara FLS3N Manggarai, Dua Sekolah Ini Melaju ke Tingkat Propinsi NTT

      Juara FLS3N Manggarai, Dua Sekolah Ini Melaju ke Tingkat Propinsi NTT

      • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
      • account_circle admin
      • visibility 840
      • 0Komentar

      Juara FLS3N tingkat kabupaten Manggarai, SMKN 1 Wae Ri’i dan SMKN 1 Satarmese siap melaju ke tingkat Propinsi NTT. Pasalnya, kedua sekolah tersebut berhasil menjuarai berbagai jenis lomba bertajuk Merdeka Berkreasi, Talenta Seni Menginspirasi digelar di SMKN 1 Wae Ri’i, Rabu, (29/04/2026). Kepala dinas cabang wilayah enam yang diwakili Kasubag Handrianus Gampung, M.Sc menyampaikan, kegiatan […]

    • Perjuangan; Seni Menata Masa Depan yang Indah

      Perjuangan; Seni Menata Masa Depan yang Indah

      • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
      • account_circle admin
      • visibility 252
      • 0Komentar

      Hidup adalah perjuangan. Untuk menggapai kesuksesan, kita wajib mengenal keseluruhan diri baik kelebihan maupun keterbatasan. Dalam pengenalan diri, kita diibaratkan sebuah gelas kosong seperti yang telah digagas oleh seorang pemikir, John Locke. Ketika gelas kosong itu diisi dengan air sampai penuh, maka airnya itu akan berguna bagi siapa pun yang membutuhkannya. Demikian hidup ini, ketika […]

    • Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya.

      Desa Wisata Todo Menyimpan Mutiara Tersembunyi

      • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
      • account_circle admin
      • visibility 278
      • 0Komentar

      Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya. Desa wisata Todo merupakan salah satu destinasi […]

    • Tinjauan Kritis Hakekat Manusia dan Realitas Pendidikan di Indonesia

      Tinjauan Kritis Hakekat Manusia dan Realitas Pendidikan di Indonesia

      • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
      • account_circle Nasarius Fidin
      • visibility 1.439
      • 2Komentar

      Di era modern, pendidikan menjadi pergumulan bersama yang wajib diprioritaskan. Pendidikan kontekstual memampukan manusia mengasah dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki. Manusia yang berpendidikan mampu merumuskan tujuan, proses dan arah pendidikan serta kehidupan yang diimpikan. Kesadaran ini mendorong pendidik berpikir bijak untuk mendidik peserta didik secara humanis dalam kaitannya dengan kurikulum yang ada. Tulisan ini […]

    expand_less