Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » 15 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

15 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

  • account_circle Nasarius Fidin
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 714
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  1. Waktu Cinta

Hari hari ialah makna cinta,
Jam, menit, detik pun cinta
pagi hingga pagi mengalir bulir cinta
siang malam terbersit cinta

Cinta tak kenal batas,
cinta tak kenal lelah,
cinta ialah awal hingga akhir
cinta ialah ekspresi hidup
cinta ialah hidup

Dalam gelap terkais jalan cinta
kau menemukan tapak cahaya cinta
sehingga mampu melawan gelap
dan melewati malam

Terang pun cinta
tak semua siang terbersit cinta
bisa saja gelap dalam siangmu
dan siangmu jalan buntu

  1. Cinta Tak Berhingga

Dalam gulungan gelombang tinggi
masih ada cinta bersinar
sebab meski hempasan tinggi,
sedasyat itu cinta mendayung
selamatkan insan terkapar

Cinta bagai cahaya mentari
menghangatkan tubuh gigil
menerangi gelap sukma
memercik berkas sinar pada
nalar berjalan bijak

Cinta tak habis dipikir
tak selesai dikatakan
terlalu dasyat tuk direnungkan
tak berhingga dalam keterbatasan dunia

Cinta melampaui ruang dan waktu
penggerak yang tak dapat digerakan penggerak lain
sumber segala yang ada
dan tujuan semua yang hidup

  1. Cinta itu Mukjizat

Pada musuh terbentang sayap cinta
karena manusia ciptaan
bermartabat istimewah
sama seperti kau yang bernalar

Manusia berdosa termeterai cinta
sehitam pekat dosanya, ada cinta di dadanya
dan cinta itu mengasah nalar
menyadarkan hati
menuju pertobatan
memulai jalan benar

Cinta itu obat paling manjur
segala beban hidup diringankan
sakit penyakit disembuhkan
akar masalah ditumbangkannya

Cinta itu mukjizat nyata
gagal berubah sukses
malas jadi rajin
tak dipandang akan terpandang
tidak tau jadi tau

  1. Pedang Bermata

Cinta itu bagaikan pedang bermata
yang subur dimata bisa dilayukan
sukses dirasa akan digagalkan
sebab ego dan angkuh awal kejatuhan

Cinta itu berkuasa atas yang ada
obrak abrik para penyamun, penjudi, penjahat
menurunkan tahta
mengangkat wajah pinggiran

Cinta ialah Sang pengadil
mengadili yang baik dan buruk
menghukum yang jahat
mengganjar yang benar

Cinta itu surga indah
membelai keindahan
mencampakan berantakan
solusi di setiap polemik

  1. Identitas Cinta

Cinta bukan nafsu belaka
bukan hasrat memakan
bukan hasrat membenci
bukan hasrat mendendam

Cinta bukan amarah
bukan noda
bukan buta
bukan belantara dosa

Cinta bukan selingkuh
bukan angkuh
bukan egois
bukan munafik

Cinta itu mengasihi,
memaafkan, mendamaikan,
murah hati,
memberi yang dimiliki
cinta itu cinta sejati

  1. Kau Begitu Menawan

Apa yang kupandang baik
belum tentu baik baginya
apa yang kurasa benar
belum tentu benar baginya
apa yang kuanggap indah
belum tentu indah baginya

Baiklah memajang standar
sifatnya universal
namun bernilai baik
belum tentu benar
yang benar udah pasti baik
namun belum tentu indah

Indah jadi puncak baik dan indah
lakukan sesuatu
baik, benar dan indah
kau matang menata hidup

Molekkan mata,
cinta kebaikan
cinta kebenaran
cinta keindahan
maka kau begitu menawan

  1. Bermenung

Apa artinya harta
apa artinya tahta
apa arti semuanya
bila sehat dipenjara

Dunia ini sementara
hidup abadi
sehat bernilai
sejahtera menaik

Seruput kopi
endap ampas
rasakan manis
tenang pun damai mengakrab

Terus bermenung,
bila menghadap mendung
berani menerjang
bila awan memajang

  1. Nasib Abang

Tak usah abang berlaku buruk
sukma pasti memburuk
berkata jahil abang berbuah lara
hidup abang berantakan

Sifat buruk abang jadi buntung
tapak abang tak diuntung
ada kasih abang disayang
ada nafsu abang meradang

Moral abang baik
jaringan abang menyala
otak abang onar
komunikasi abang pisau

Abang boleh berkaca
abang mau dikata
abang suka menata
abang ikut berjaya

  1. Bermimpi Saja

Bermimpi selagi masih pagi,
sejuta potensi terkover di mata
asah kesadaran di sebentang nalar
berakarkan cinta pada loh jiwa

Dayung hidup menuju dermaga impian
tetap konsisten berlayar
meski gulungan ombak menderas
Tuhan ialah jalan kehidupan

Bermimpi bersama Tuhan
semuanya terasa seperti balikan telapak tangan
apakah kau percaya
berbahagia yang beriman
meski mata tertutup awan

Mimpilah saja
tak harus kau beristirahat
dalam siangmu kau terus mengimpi
sebab mimpimu terwujud
semuanya mungkin dalam ketidakmungkinan

  1. Cinta Menjulang

Cinta indah di pematang
jangan koslet di tiang
setia menimang di pekarang
amat gamblang

Cinta tak kenal latar,
terlalu indah ditutur,
tak usah pandang luar
nanti kau tersambar

Cinta bukan hanya jatah
nanti kau mudah patah
gombalan maut tak usah
fokus melangkah
mencari nafkah

Semangat juang
jemput peluang
pantang pulang
cinta menjulang

  1. Cinta Bernyala

Mawar indah
hati tenang
kekasih cantik
jiwa memikat

Bunga mekar
mata menatap
kekasih manis
bintang benderang

Batang berduri
elok di mata
kekasi berprinsip
cinta bernyala

Akar menguat
tumbuh hijau
cinta sejati
hidup bahagia

  1. Hei Kawan

Hei kawan, apa yang kau tatap
mawar patah, atau matamu yang lara
apa yang kau rasa
kopi pahit atau hatimu tak kenal rasa

Hei kawan, apa yang kau tatap
mawar patah atau dirimu yang salah
apa yang kau rasa
kau ada sengguhnya gak ada
tak berasa

Hei kawan, apa yang kau tatap
apa yang kau rasa

  1. Gapai Sukses

Sejauh kaki melangkah
diri lelap dalam minsed miskin
tak mau keluar dari jeruji
realita nyaman membelai
dikira kebenaran absolut

Cakra hidup reupgrade
mereprogram alam bawah sadar
menimang limpah berkat
mewujud impian
biar rahmat meraja
Tuhan mengada
sukses di mata

Pandang uang afirmatif
imaji hidup positif
bukan air mata tanpa makna
realita sukses didekap
beramal tak kenal batas

Arah mata pada suka,
sasaran dirubah
aura sukses di alam bawah sadar
nyaman tak bercela
sejahtera dan bahagia membuncah

  1. Uang Sunting Senyum

Jemari menanam sejak dini
mindsed lama bernyala
katanya uang itu neraka
namun uang jadi realita
hidup pun berwarna

Katanya uang bukan segalanya
segalanya butuh uang
kau tidak suka uang
tak perlu beruang

Bila uang dipandang sebelah
alam bawah sadar dikuasai kegagalan
kapan mewaktu
hidup berkutap dalam tempurung

Bila hati sejahtera dan bahagia
rubah sasar alam bawah sadar
sebab uang jembatan realita
sarana sunting senyum….

Uang raja dunia
tak usah bantah bila kau butuh uang
sebab kau berada di dunia
segalanya pakai uang
meski semuanya tak harus uang
namun uang berperan penting
sarana memberi
dengan cinta sempurna

  1. Mesin Sukses

Uang tak pernah bersalah
mental dan mindset yang salah
alam bawah sadar diinstal ulang
afirmasi dan imajinasi positif
mahkota indah sepanjang zaman

Bila hidup ini mesin sukses
program ulang alam bawah sadar
terapi diri dengan afirmasi dan imajinasi
selebihnya Tuhan yang berkarya
kau pasti bahagia

Lakukan berulang-ulang
kesempatan tak terulang
tak usah jadi pecundang
karena nyatanya butuh uang

  1. Hidup Luar Biasa

Hidup ini luar biasa,
mindset sukses
mental sukses
berjiwa besar

Konsentrasi pada tujuan sukses
peduli pada perwujudan sukses
sebab kau pribadi hebat
dari sekedar yang kamu duga

Lakukan pada hal hal besar
dengan harapan besar,
keyakinan besar,
agar memeroleh hasil besar

Hidup ini harus
jalani dengan luar biasa
lakukan afirmasi dan imajinasi luar biasa
sukses pasti luar biasa
amin

Oleh: Nasarius Fidin

Penulis adalah Penikmat sastra sekaligus penyair kopi senja.

  • Penulis: Nasarius Fidin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

    Hardiknas 2026 di Wongka, Diujung Rotan Ada Emas

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Perayaan Hardiknas se-kecamatan Satarmese Barat yang bertema menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, bertempat di lapangan Wongka, Sabtu, (02/05/2026). Kegiatan tersebut diawali dengan acara penjemputan Camat Satarmese Barat yang baru, Yosep Soni dan rombongan. Penjemputan itu dilakukan secara adat Manggarai di tempat sebelum menuju Lapangan Upacara bendera. Tradisi penjemputan secara adat […]

  • Menimba Oase Dari Drs Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    Menimba Oase Dari Drs. Yakob Kareth, M.Si Sang Birokrat Ulung Dari Tanah Papua Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Meniti karier, khususnya di dunia birokrasi, bukanlah perjalanan singkat yang dapat diraih dalam semalam. Karier yang baik dibangun melalui proses panjang, kerja keras, ketekunan, dan komitmen yang terus dijaga dari waktu ke waktu. Banyak orang melihat jabatan tinggi sebagai puncak keberhasilan, tetapi sering kali lupa bahwa di balik jabatan itu ada perjalanan penuh tantangan, pengorbanan, […]

  • Yakub Kareth Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus […]

  • Pendidikan: Antara Janji Merdeka dan Realita Yang Terpenjara

    Pendidikan: Antara Janji Merdeka dan Realita Yang Terpenjara

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Merdeka. Kata itu sering ditulis Ki Hajar Dewantara di atas sekolah pertamanya. “Merdekakan manusia”, katanya. Bukan Cuma merdeka dari penjajah, tapi merdeka pikirannya, merdeka batinnya, merdeka jadi diri sendiri. 100 tahun kemudian, kita punya jutaan lebih anak sekolah. Kurikulum merdeka. Kampus merdeka. Guru penggerak. Semua ada kata “merdeka”. Tapi cobalah kita bertanya jujur kepada anak-anak […]

  • Saat Upacara Bendera di SMKN 1 Satarmese, Pimpinan Serukan Point Penting Ini kepada Guru dan Siswa

    Saat Upacara Bendera di SMKN 1 Satarmese, Pimpinan Serukan Point Penting Ini kepada Guru dan Siswa

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Detikbernas.com – Saat upacara Bendera Merah Putih, pimpinan SMKN 1 Satarmese, Fransiskus Jehoda, S.Pd menyampaikan point-point penting terkait perjuangan untuk mencapai kesuksesan. Bahwa kesuksesan itu dimulai dari kesadaran dan perwujudan nilai kedisiplinan, Senin, (11/05/2026). “Siswa/i yang berdisiplin berarti mereka yang patuh terhadap aturan yang ada di lingkungan sekolah, seperti mengikuti upacara bendera merah putih setiap […]

  • 6 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    6 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.218
    • 4Komentar

    1. Budaya Kasih Raungan serakah di setiap acaraasap angkuh mengepul,arak diteguk hingga mabuk kepayang,kata-kata beradu tajam,tawuran menyapu….wajah tergeletak, berserakanseolah tiada bernilai…. Teguk arak jadi tradisi,komplotan jago berkeliarantiada kata saudara pun keluargaasal pedang amarah mengenai sasar Budaya benci mengakar,pesta jadi ajang pertarungan,mental dan minsed tak maju-maju,hidup pun seperti ilalang Dimanakah gendang nurani ditabuh,adakah kesadaran nalar meraja,kenapa […]

expand_less