Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » Desa Wisata Todo Menyimpan Mutiara Tersembunyi

Desa Wisata Todo Menyimpan Mutiara Tersembunyi

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 314
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Desa wisata Todo memiliki mutiara tersembunyi yang barangkali banyak orang belum mengetahuinya. Mutiara itu sudah tersimpan sejak nenek moyang, jaman kerajaan. Mutiara tersembunyi itu sudah bersinar sejak lama bagaikan rembulan di kala malam gelap. Mutiara-mutiara itu yakni nilai-nilai kehidupan yang indah, selain bentuk rumah kerucut dan panorama alamnya.

Desa wisata Todo merupakan salah satu destinasi yang sangat memesona di kabupaten Manggarai, Flores. Tempat unik ini selalu menjadi daya tarik tersendiri di kalangan para wisatawan. Kualitas bentuk dan banyak hal indahnya menjadi daya yang memberikan kebahagian tersendiri.

Selain sejarah kerajaan yang mengagumkan, desa wisata ini memiliki keunikan budaya dan keindahan alamnya. Kampung Todo berada di daerah yang cukup tinggi dari permukaan laut. Alam yang indah menyembulkan udara segar setiap hari. Pepohonan hijau menjadi panorama yang mampu meremajakan kelopak mata yang memandangnya. Magnet keindahan alam menyegarkan semangat yang patah oleh karena badai kehidupan.

Keindahan dan kesempurnaan kampung wisata ini semakin bersinar karena sejumlah rumah kerucut yang seolah-olah tengah berdandan setiap harinya. Kemolekan bentuk, ruas-ruas yang rapi dan ketinggian bangunan dapat menenang jiwa. Apalagi batu-batu yang tertata rapi di sekelilingnya membawa kita pada firdaus, tempat para pengunjung mengukir kenangan.

Di setiap bebatuan rapi tersimpan cerita kenangan masa lalu yang menjadi sejarah tersendiri yakni kerajaan Todo. Batuan-batuan itu menjadi saksi bisu mengenai kehidupan leluhur beserta nilai budaya yang tengah bagaikan obor di dada keturunan. Ada cinta, kekeluargaan, kepeduliaan, ketenangan, kedamaian, sukacita dan jutaan nilai, warisan para leluhur.

Kehidupan masyarakatnya mengedepankan sosialitas. Masyarakat sangat ramah, peduli, dan selalu mengutamakan kebaikan bersama. Kekeluargaan menjadi jalan untuk hidup dalam keidahan bersama. Kehidupan sosial tidak bisa dibatasi oleh apapun dan dengan alasan apapun karena setiap pribadi memiliki kesadaran bahwa kampung Todo memiliki makna filosofis yang luar biasa yakni aktivitas todo (tumbuh/bertumbuh/menumbuhkan) jutaan benih atau nilai kehidupan yang positif.

Aktivitas todo berpengaruh pada keindahan hidup bersama baik dalam keluarga maupun masyarakat luas. Siapa pun wisatawan yang berkunjung ke kampung unik ini pasti diterima atau disambut dengan penuh cinta dan kesetiaan.

Tidak hanya itu, kehidupan spiritual juga menjadi itu yang dirindukan karena Tuhan menjadi sumber kehidupan. Setiap pribadi hidup dan bertumbuh dalam ketaatan iman yang berbuah pada nilai toleransi dan moderasi terhadap siapun yang berwisata. Setiap orang yang berpijak dan berjalan dalam kebenaran, ia akan mencinta siapapun dalam kebenaran, dan itu mengindahkan setiap perjumpaan dengan siapapun yang datang.

Oleh: Nasarius Fidin

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Guru Turun Gunung! Yosefus Durhaman Siap Sulap Todo Jadi Desa Maju

    Mantan Guru Turun Gunung! Yosefus Durhaman Siap Sulap Todo Jadi Desa Maju

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 13Komentar

    Detikbernas.com, Todo – Mantan Guru SD Impres Wejang Raci, Yosefus Durhaman turun gunung untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa Todo periode 2026-2034. Dalam pergelaran pilkades tersebut, ia menegaskan dirinya siap bertarung dengan menjunjung tinggi rasionalitas dan hatinurani, Kamis, (28/05 2026). Yosefus Durhaman mengajak seluruh masyarakat Desa Todo untuk tetap bahu-membahu dalam berbagai urusan kehidupan […]

  • Yakub Kareth Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    Yakub Kareth: Sosok Ugahari Yang Menjaga Martabat Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 2Komentar

    Di tengah kehidupan birokrasi yang sering dipenuhi protokoler, fasilitas jabatan, dan berbagai bentuk penghormatan, sosok Yakob Kareth sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya dikenal memiliki karakter ugahari—hidup sederhana, tahu batas, dan mampu menempatkan diri secara bijaksana. Sikap ini menjadi nilai penting yang melekat erat dalam dirinya, sekaligus menjadi teladan bahwa jabatan tinggi tidak harus […]

  • Bahasa yang Menyatukan Jejak

    Bahasa yang Menyatukan Jejak

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 11Komentar

    Matahari di pesisir pantai selatan membakar kulit dengan cara yang berbeda, seolah menyambut Amelia di tanah pengabdian yang baru. Sambil berdiri di depan cermin kecil di kamarnya, yang kini berbalut seragam SMK yang tegak dan kaku, ia mencoba menelan getirnya rindu. Amelia mengikat janji pada dirinya sendiri. Merantau bukan sekadar berpindah tempat, tapi membiarkan mimpi […]

  • 7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin .

    7 Puisi Terbaik Karya Nasarius Fidin

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 764
    • 2Komentar

    Apa adanya dilabel tak ada apanyatampil lusuh dinilai biadapperangai adap dirasa tak beradapcerdik menilaiminim bermenung Sibuk mengurus jejak sesamalupa realita sendirinyaring mengeritikmelempem di dalam diri Mental abu tangguh bernafsurubuh di ruang tunggumerana dikala terdamparterluka bila tak disuap Ada apa dunia inihidup setulus merpatitak usah harimau berbulu dombananti kau jadi bahan adudomba Kepak sayap afirmatif di […]

  • “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

    “Tagihan Berpikir Paradigmatik di Ruang Sosial”, Komentar Dosen Ilmu Sosial dan Pendidikan UNIKA St. Paulus Ruteng Soal Pengukuhan Uskup Maksimus Regus dan Sabina Ndiung sebagai Guru Besar

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1.515
    • 0Komentar

    Detikbernas.com, Ruteng – Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng (UNIKA St. Paulus Ruteng) mengukir sejarah akademik dengan pengukuhan dua tokoh intelektual hebat, Mgr. Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si sebagai guru besar dalam bidang Sosiologi Agama dan Multikulturalisme, dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd, di bidang Pendidikan Matematika ke-SD-an. Upacara pengukuhan tersebut dilakukan oleh Kepala […]

  • Pembangunan Maju, Warga Desa Tetap Haus Ada Yang Salah

    Pembangunan Maju, Warga Desa Tetap Haus: Ada Yang Salah?

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Sangat ironis. Jalan aspal yang memanjang, membelai rumah-rumah yang memanjang sepanjang desa, terlihat indah dan bagus di setiap lorong-lorong gang, tower Bakti atau BTS berdiri gagah di samping istana desa, dana miliaran rupiah digelontarkan setiap tahun. Tapi di saat yang sama, bapak dan ibu serta anak-anak di banyak pelosok masih harus jalan 2 km tiap […]

expand_less