Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Robertus Tambi Nomor urut 01: Saatnya Kaum Muda Bangkit dan Membawa Harapan Baru bagi Desa Wisata Todo

Robertus Tambi Nomor urut 01: Saatnya Kaum Muda Bangkit dan Membawa Harapan Baru bagi Desa Wisata Todo

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 331
  • comment 101 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Detikbernas.com – Pemilihan kepala desa Todo sudah memasuki babak baru. Setelah melalui tahapan verifikasi dan penelitian berkas, penetapan bakal calon tetap kepala desa Todo dapat dilaksanakan pada 2 Juli 2026 di aula Paroki Todo. Kegiatan tersebut diikuti oleh 4 bakal calon kepala desa dan masing-masing dihadiri 20 orang perwakilan termasuk simpatisan di dalam ruangan aula.


Pertemuan tersebut berlansung hikmat, penuh antusias, sukacita, aman dan damai. Kehadiran para pendukung mengedepankan asas demokrasi, mewujudkan nilai persaudaraan, dan menyatukan harapan bersama serta menentukan arah masa depan desa wisata Todo ke depannya.

Dalam proses penetapan itu, Robertus Tambi, memeroleh nomor urut 01 dan menjadi salah satu kandidat yang patut diperhitungkan dalam pesta demokrasi tersebut. Sosok yang merupakan representasi kaum muda yang kreatif, produktif dan inovatif tersebut memiliki kebranian dan tanggung jawab moral untuk mengabdikan diri secara utuh dengan segala potensi, bakat dan kemampuan.


Langkahnya memerlihatkan bahwa kaum muda hadir untuk membawa perubahan dalam pelbagai sektor kehidupan khususnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) desa wisata Todo menuju generasi emas. Kaum muda hadir untuk menjadi pelaku utama perubahan tersebut.

Tagline yang diusung, “orang Muda Bangkit Membangun Desa Todo yang Sejaterah” dengan visi-misi yang membawa harapan baru bagi Desa Todo 8 tahun kedepan memiliki makna filosofis bahwa masa depan desa Todo ditentukan oleh keberanian, tanggungjawab, dialog inklusif, integritas, gagasan cerdas dan berhatinurani, kesediaan untuk melayani dengan hati, keputusan yang bijaksana, siap dan terbuka menerima segala masukan atau kritikan serta berjuang bersama untuk kebahagian dan kesejahteraan bersama pula.


Visi yang diangkat Obe yaitu “Terwujudnya Desa Todo Yang Tangguh, Adil, Kreatif Dan Berdaya Saing Dengan Tetap Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Budaya Lokal”.

Adapun misinya yakni:

  1. Mewujudkan tata kelola pemerintah desa transparan, akuntabel dan bertanggungjawab
  2. Mengoptimalkan pengelolaan potensi dan aset desa demi meningkatkan kesejahterahan masyarakat desa todo
  3. Mendorong modernisasi pertanian terpadu yang produktif dan berkelanjutan
  4. Mengembangkan desa todo sebagai kawasan agrowisata yang berbasis budaya dan kearifan lokal.
  5. Mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial
  6. Memberdayakan UMKM agar mampu berkembang dan bersaing
  7. Memberdayakan generasi muda melalui karang taruna, pelatihan dan kewirausahaan

Oleh: Rikardus Joma

Penulis

Admin adalah anak kampung yang punya kerinduan untuk mengubah dunia dengan cinta, kebenaran dan kebijaksanaan melalui goresan-goresan bernas. Setiap detik tulisan pasti bernas. Admin akan selalu mempublis tulisan yang menyejukkan dahaga para pembaca. Kiranya teman-teman pembaca selalu hadir dan betah untuk menikmati setiap suguhan pena detikbernas.

Komentar (101)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan: Antara Janji Merdeka dan Realita Yang Terpenjara

    Pendidikan: Antara Janji Merdeka dan Realita Yang Terpenjara

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Merdeka. Kata itu sering ditulis Ki Hajar Dewantara di atas sekolah pertamanya. “Merdekakan manusia”, katanya. Bukan Cuma merdeka dari penjajah, tapi merdeka pikirannya, merdeka batinnya, merdeka jadi diri sendiri. 100 tahun kemudian, kita punya jutaan lebih anak sekolah. Kurikulum merdeka. Kampus merdeka. Guru penggerak. Semua ada kata “merdeka”. Tapi cobalah kita bertanya jujur kepada anak-anak […]

  • Tinjauan Kritis Hakekat Manusia dan Realitas Pendidikan di Indonesia

    Tinjauan Kritis Hakekat Manusia dan Realitas Pendidikan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 1.641
    • 2Komentar

    Di era modern, pendidikan menjadi pergumulan bersama yang wajib diprioritaskan. Pendidikan kontekstual memampukan manusia mengasah dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki. Manusia yang berpendidikan mampu merumuskan tujuan, proses dan arah pendidikan serta kehidupan yang diimpikan. Kesadaran ini mendorong pendidik berpikir bijak untuk mendidik peserta didik secara humanis dalam kaitannya dengan kurikulum yang ada. Tulisan ini […]

  • Langkah Juang Menuju Terang

    Langkah Juang Menuju Terang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Setiap pagi, Dela bergegas ke sekolah yang jaraknya hampir lima kilometer. Jalan menuju sekolah bukanlah jalan beraspal, melainkan jalan berbatu dan tanah yang berlumpur. Kadang ia harus menyeberangi sungai kecil dengan jembatan bambu yang rapuh. Meski lelah, Dela selalu membawa buku catatan lusuhnya. Ia tahu, setiap huruf yang ia pelajari adalah batu bata untuk membangun […]

  • Pembangunan Maju, Warga Desa Tetap Haus Ada Yang Salah

    Pembangunan Maju, Warga Desa Tetap Haus: Ada Yang Salah?

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Sangat ironis. Jalan aspal yang memanjang, membelai rumah-rumah yang memanjang sepanjang desa, terlihat indah dan bagus di setiap lorong-lorong gang, tower Bakti atau BTS berdiri gagah di samping istana desa, dana miliaran rupiah digelontarkan setiap tahun. Tapi di saat yang sama, bapak dan ibu serta anak-anak di banyak pelosok masih harus jalan 2 km tiap […]

  • Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

    Dr. Mantovanny Tapung: “Fenomena Hiperrealitas vs Pengabdian sebagai Panggilan Hati” Ulasan Bedah Buku: Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian, Karya Ir. Boni Hasudungan Siregar

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 745
    • 6Komentar

    Detikbernas.com, Borong, 1 Mei 2026 – Puncak kegiatan Expo Pendidikan V Manggarai Timur yang berlangsung di Lapangan Depan Pertamina Borong, Sabtu (1/5/2026), menghadirkan momentum reflektif melalui kegiatan bedah buku bertajuk “Gigih: Sebuah Catatan Pengabdian”, karya Ir. Boni Husadungan Siregar. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama expo pendidikan sekaligus bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur […]

  • Kisah Kelahiran dan Masa Kecil Yakob Kareth; Dari Kampung Sederhana Menuju Sekretaris Daerah

    Kisah Kelahiran dan Masa Kecil Yakob Kareth; Dari Kampung Sederhana Menuju Sekretaris Daerah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Nasarius Fidin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Drs. Yakob M.Kareth, M.Si., bukanlah sosok asing di arena pelayanan publik di wilayah pemerintahan provinsi Papua Barat Daya. Ia adalah role model (panutan)yang memadukan Integritas, dedikasi dan kompetensi akademik yang briliant dengan jabatan strategis dibirokrasi pemerintahan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya. Ia membawa aura profesionalisme berkat pencapaiannya di dunia akademik hingga menyandang […]

expand_less